Ruko Fotokopi dan Rumah di Karawang Terbakar, Diduga karena Korsleting

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Satu ruko fotokopi dan sebuah rumah di Dusun Kepuh, Karawang, hangus dibakar api, Rabu (3/8) siang. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Satu ruko fotokopi dan sebuah rumah di Dusun Kepuh, Karawang, hangus dibakar api, Rabu (3/8) siang. Foto: kumparan

Satu ruko fotokopi dan sebuah rumah di Dusun Kepuh, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Karawang, hangus terbakar, Rabu (3/8) siang.

Sebelum kebakaran terjadi, warga setempat sempat mendengar ledakan dari arah ruko fotokopi sekitar pukul 09.30 WIB. Dari pukul enam pagi sebelum kebakaran terjadi, sempat terjadi mati listrik di beberapa rumah sekitar lokasi.

"Saya sempat mendengar bunyi ledakan dan percikan api dari kabel dekat tiang listrik yang tidak jauh dari lokasi kebakaran," kata Bambang (30), saksi mata kebakaran.

Satu ruko fotokopi dan sebuah rumah di Dusun Kepuh, Karawang, hangus dibakar api, Rabu (3/8) siang. Foto: kumparan

Dimulai dari bunyi ledakan, api dengan cepat membakar bagian dalam ruko fotokopi. Tumpukan kertas dan material yang mudah terbakar turut mempercepat kebakaran. Api juga membakar sebuah rumah yang berada tepat di depan ruko fotokopi.

"Satu keluarga tinggal di rumah itu. Mereka yang punya ruko fotokopi," kata Bambang.

Warga juga sempat menyaksikan asap kebakaran yang berwarna hitam membubung tinggi. Sebagian warga kemudian naik ke atap rumah sebelah TKP untuk mencegah api merambat.

Satu ruko fotokopi dan sebuah rumah di Dusun Kepuh, Karawang, hangus dibakar api, Rabu (3/8) siang. Foto: kumparan

Sementara itu, Komandan Pleton 3 Damkar Karawang Rudi Suwardi menuturkan, pihaknya menerjunkan empat unit mobil Damkar ke lokasi, sekitar jam 10 pagi. Sejam kemudian api berhasil dipadamkan.

"Kendalanya listrik. Dari awal kami sudah menghubungi PLN untuk memadamkan listrik karena kami tidak bisa melawan arus listrik," katanya kepada wartawan.

Damkar memastikan hanya dua bangunan yang terbakar. Dugaan sementara, api bersumber dari korsleting listrik.