Rumah Dinas Walkot Blitar yang Dirampok Cuma Berjarak 450 Meter dari Polres

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas memasang garis polisi saat olah TKP di salah satu ruangan Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Blitar, Jawa Timur, Senin (12/12/2022). Foto: Irfan Anshori/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Petugas memasang garis polisi saat olah TKP di salah satu ruangan Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Blitar, Jawa Timur, Senin (12/12/2022). Foto: Irfan Anshori/Antara Foto

Rumah dinas (rumdin) Wali Kota Blitar yang dirampok rupanya hanya berjarak 450 meter dari Polres Blitar Kota. Hal itu dapat dilihat dari citra satelit yang ada di Google Maps.

Menurut Google Maps, jarak rumah dinas dengan Polres Blitar dapat ditempuh dalam waktu lima menit jika berjalan kaki. Rumah dinas itu terletak di salah satu jalur protokol Kota Blitar, Jawa Timur, yakni di Jalan Sodanco Supriyadi Nomor 18. Sementara Polres Blitar terletak di Jalan Jenderal Sudirman No.17.

Sebelumnya, rumdin Wali Kota Blitar disatroni oleh kawanan perampok pada Senin (12/12) sekitar pukul 03.00 WIB. Selain itu, para perampok juga menyekap Wali Kota Blitar, Santoso, beserta istrinya, Feti Wulandari.

"Pelaku juga merusak CCTV yang ada di dalam rumah dinas Wali Kota Blitar," ungkap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, Senin (12/12).

Jarak Rumah Dinas Walkot Blitar ke Mapolres Blitar Kota. Foto: Dok. Istimewa

Dalam kejadian itu, para perampok mengambil uang sekitar Rp 400 juta serta perhiasan yang ada di rumah tersebut.

Para pelaku pun rupanya membawa senjata api (senpi) serta senjata tajam (sajam). Kemudian, gerombolan itu mengancam dan menyekap tiga petugas Satpol PP yang sedang berjaga.

Saat ini, petugas kepolisian telah mengantongi ciri-ciri terduga para pelaku yang melakukan perampokan dan penyekapan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar pada Senin (12/12) subuh.

Berdasarkan laporan sementara dari Polres Blitar Kota, salah satu terduga pelaku mengenakan topi berwarna hijau serta berambut cepak.

Ciri-ciri tersebut didapat setelah Satreskrim Polres Blitar Kota memeriksa sejumlah saksi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hingga kini, proses penyelidikan masih dilakukan.

Infografik perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar. Foto: kumparan