Rumah hingga Sekolah di Kabupaten Bandung Rusak Akibat Gempa 4,2 M

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi bangunan terdampak gempa di Kabupaten Bandung, Rabu  (1/5/2024). Foto: BPBD Kabupaten Bandung
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi bangunan terdampak gempa di Kabupaten Bandung, Rabu (1/5/2024). Foto: BPBD Kabupaten Bandung

Sejumlah bangunan di Kabupaten Bandung mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi pada Rabu (1/5). Daerah tersebut diguncang dua kali gempa hari ini.

Gempa pertama berkekuatan 4,2 magnitudo, terjadi pada pukul 10.06 WIB. Pusat gempa berada di darat dengan koordinat 7.20 LS 107.57 BT. Gempa berada di kedalaman 4 kilometer.

Sedangkan gempa kedua memiliki kekuatan 4 magnitudo. Gempa terjadi pada pukul 20.35 WIB. Pusat gempa berada di darat, koordinat 7.82 LS 107.26 BT. Gempa berada di kedalaman 24 kilometer.

Kondisi bangunan terdampak gempa di Kabupaten Bandung, Rabu (1/5/2024). Foto: BPBD Kabupaten Bandung

BNPB melaporkan lokasi terdampak gempa meliputi Desa Pangalengan, Sukamanah, Margamukti, Pulosari, Wanasari di Kecamatan Pangalengan. Serta Desa Tarumajaya di Kecamatan Kertasari dan Desa Banjaran Wetan di Kecamatan Banjaran.

"Menurut hasil laporan Pusdalops BNPB, sebanyak tiga kepala keluarga terdampak," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya, Rabu (1/5).

Kondisi bangunan terdampak gempa di Kabupaten Bandung, Rabu (1/5/2024). Foto: BPBD Kabupaten Bandung

"Untuk kerugian material sebanyak tiga unit rumah terdampak, dua unit masjid terdampak, tiga unit sekolah terdampak dan satu unit Puskesmas terdampak," tambahnya.

Abdul memastikan pihaknya terus mendata wilayah yang terdampak gempa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan kemungkinan gempa susulan.

Kondisi bangunan terdampak gempa di Kabupaten Bandung, Rabu (1/5/2024). Foto: BPBD Kabupaten Bandung

"BNPB mengimbau kepada warga untuk selalu waspada apabila terjadi gempa susulan dan menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa sebelumnya," ujarnya.