Rumah Kelahiran Adolf Hitler akan Diubah jadi Kantor Polisi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengunjung memotret gambar rumah kelahiran Adolf Hitler. Foto: AFP/JOE KLAMAR
zoom-in-whitePerbesar
Pengunjung memotret gambar rumah kelahiran Adolf Hitler. Foto: AFP/JOE KLAMAR

Pemerintah Austria memutuskan mengubah rumah kelahiran Adolf Hitler menjadi kantor polisi. Nantinya rumah itu akan mengalami renovasi besar-besaran untuk mengubah citranya.

Seperti diberitakan AFP, Rabu (6/5), rumah bercat kuning di kota Branau itu dibiarkan kosong selama bertahun-tahun akibat sengketa kepemilikan. Setelah sengketa rampung pada 2016 dan jatuh ke tangan pemerintah, rumah tersebut akan menjalani pemugaran.

Di rumah itu Hitler lahir pada 20 April 1889. Walau Hitler hanya sebentar menempatinya, namun rumah tersebut terkenal di kalangan pemuja Nazi. Setiap tahunnya, rumah itu juga menyedot aksi dari para aktivis anti-fasisme.

Pengunjung memotret gambar rumah kelahiran Adolf Hitler. Foto: AFP/JOE KLAMAR

Rumah itu awalnya dimiliki oleh keluarga Gerlinde Pommer selama hampir satu abad. Pemerintah Austria menyewa rumah tersebut seharga 4.800 euro (Rp 76 juta) setiap bulan sejak 1970-an dan menggunakannya untuk panti penampungan penyandang cacat.

Pada 2011 sengketa muncul. Keluarga Pommer menolak melakukan renovasi dan tak ingin menjualnya. Sejak itu bangunan seluas 800 meter persegi tersebut kosong. Pengadilan akhirnya memutuskan pemerintah bisa membeli rumah itu dari Pommer seharga 810 ribu euro (Rp 12,8 miliar).

Adolf Hitler. Foto: Getty Images/Hulton Archive

Pemerintah Austria langsung membuka tender yang diikuti 12 kandidat untuk merenovasi rumah tersebut. Akhirnya perusahaan arsitek Marte.Marte memenangi tender tersebut dan bertanggung jawab mengubahnya menjadi kantor polisi.

Diperkirakan renovasi akan memakan biaya hingga 5 juta euro dan rampung pada awal 2023. Pemerintah Austria berharap, alih fungsi bangunan ini bisa "menetralkan seluruh bangunan" itu dari citra Hitler.

"Babak baru akan dibuka untuk masa depan rumah kelahiran seorang diktator dan pembunuh massal," kata Menteri Dalam Negeri Austria Karl Nehammer.

Pengunjung memotret gambar rumah kelahiran Adolf Hitler. Foto: AFP/JOE KLAMAR