News
·
11 September 2020 13:38

Rumah Makan Kepala Manyung Bu Fat di Semarang Jadi Klaster Penularan Corona

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Rumah Makan Kepala Manyung Bu Fat di Semarang Jadi Klaster Penularan Corona (123800)
Rumah makan Kepala Manyung Bu Fat di Kelurahan Krobokan Semarang Barat. Foto: kumparan
Rumah makan Kepala Manyung Bu Fat di Jalan Ariloka, Krobokan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang menjadi klaster baru penularan corona.
ADVERTISEMENT
Tercatat, ada 18 orang baik karyawan maupun warga di sekitar rumah makan itu dinyatakan positif corona.
Hal tersebut disampaikan oleh Lurah Krobokan, Sarno saat ditemui wartawan, Jumat (11/9).
"Iya betul ada 18 warga kami yang terkena COVID-19 dari klaster sebuah rumah makan di wilayah kami," ujarnya.
Sarno menjelaskan, saat ini kondisi ke 18 warganya yang terpapar virus corona dalam kondisi yang baik.
"Satu orang memang dibawa ke RSUD KMRT Wongsonegoro, satu orang lainnya di RS William Booth dan sisanya berada rumah dinas Wali Kota Semarang," jelasnya.
Sarno menilai, pengelola rumah makan tersebut sedikit lalai dan mengabaikan protokol kesehatan. Padahal rumah makan tersebut cukup ramai dan terkenal hingga seantero negeri.
Rumah Makan Kepala Manyung Bu Fat di Semarang Jadi Klaster Penularan Corona (123801)
Rumah makan Kepala Manyung Bu Fat di Kelurahan Krobokan Semarang Barat. Foto: kumparan
"Menurut pengamatan saya memang pengelola rumah makan tersebut sedikit lalai ya, tempat duduknya kurang tertata dan tidak berjarak, tidak ada petugas khusus yang mengecek suhu tubuh," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan pengamatan di lapangan, saat ini rumah makan tersebut sudah ditutup selama 3 hari.
Pihak pengelola menempelkan kertas pengumuman yang menginformasikan bahwa rumah makan tersebut dibuka kembali pada Sabtu (12/9).
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)