Rusia Akan Serahkan 152 Mayat Tentara Ukraina dari Pabrik Baja Azovstal

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pasukan Rusia bekerja menjinakkan wilayah pabrik baja Azovstal selama konflik Ukraina-Rusia di kota pelabuhan selatan Mariupol, Ukraina, Minggu (22/5/2022). Foto: Alexander Ermochenko/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pasukan Rusia bekerja menjinakkan wilayah pabrik baja Azovstal selama konflik Ukraina-Rusia di kota pelabuhan selatan Mariupol, Ukraina, Minggu (22/5/2022). Foto: Alexander Ermochenko/REUTERS

Rusia pada Selasa (31/5/2022) mengatakan akan menyerahkan sejumlah 152 mayat tentara Ukraina yang ditemukan di sekitar pabrik baja Azovstal di Mariupol. Kota pelabuhan Ukraina itu kini telah dikuasai sepenuhnya oleh Rusia.

"Tentara kami menemukan 152 mayat militan dan prajurit angkatan bersenjata Ukraina," kata pihak Kementerian Pertahanan Rusia, dikutip dari AFP.

Kemenhan Rusia juga mengatakan mayat-mayat itu telah disimpan di dalam sebuah unit pendingin. Selain itu, sebanyak empat ranjau ditemukan terselip di bawah mayat-mayat tersebut.

"Pihak Rusia berencana untuk menyerahkan mayat pejuang Ukraina dan prajurit yang ditemukan di wilayah pabrik Azovstal kepada perwakilan di Ukraina," sambung pihak Kemenhan Rusia.

Kondisi pabrik baja Azovstal usai diserang tentara Rusia. Foto: Pavel Klimov/Reuters

Azovstal merupakan pabrik baja yang menjadi benteng pertahanan terakhir tentara dan beberapa warga sipil Ukraina di Mariupol. Selama beberapa pekan, Rusia mengepung pabrik tersebut.

Pada awal Mei, ratusan tentara dari unit militer terakhir Ukraina di pabrik baja Azovstal akhirnya menyerahkan diri. Kini, pasukan Ukraina yang selamat berada di Rusia.

Ukraina sudah mencoba negosiasi pertukaran tahanan dengan Rusia. Namun, negosiasi itu masih berakhir buntu.