Rusia Buka Suara soal Rudal Hantam Restoran di Ukraina

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga berjalan di antara puing-puing restoran di Kramatorsk, Ukraina timur, yang dihantam roket Rusia, Selasa (27/6). Foto: Genya Savilov/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Warga berjalan di antara puing-puing restoran di Kramatorsk, Ukraina timur, yang dihantam roket Rusia, Selasa (27/6). Foto: Genya Savilov/AFP

Rudal Rusia menghantam restoran Ria Pizza di Kramatorsk, Ukraina, pada Selasa (27/6). Data terbaru menyebut serangan ke restoran yang terkenal di kalangan tentara, jurnalis dan pekerja bantuan tersebut menewaskan 10 orang.

Rusia buka suara terkait serangan tersebut. Menurut Kremlin serangan mereka hanya menargetkan infrastruktur yang terkait militer.

"Serangan hanya dilakukan pada objek yang terkait dengan infrastruktur militer," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Rabu (28/6) dikutip dari AFP.

"Federasi Rusia tidak melakukan serangan terhadap infrastruktur sipil," tambahnya.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam pernyataan terpisah pada Rabu bahwa pasukannya telah menyerang titik penempatan sementara staf komando senior brigade ke-56 Ukraina.

X post embed

Sementara para pejabat Ukraina mengatakan restoran itu sebagian besar dipenuhi orang biasa dan sebagian besar korban adalah warga sipil. Polisi Nasional mencatat ada 61 orang terluka dalam serangan tersebut.

Kepala wilayah Donetsk Ukraina, Pavlo Kyrylenko, menekankan bahwa para korban kebanyakan adalah warga sipil. Dia pun menuduh Rusia mencoba memutarbalikkan informasi tentang serangan itu.

"Mereka datang untuk memesan makanan. Malam harinya ada kerumunan orang," ujarnya.

"Jika ada personel militer yang terluka, informasi ini akan diberikan kepada pimpinan militer," tambahnya.