Rusia Kembali Serang Kiev Pakai Rudal, 1 Orang Alami Luka

Rusia kembali menyerang Ibu Kota Ukraina, Kiev, pada Minggu (5/6). Mereka menyerang Kiev menggunakan rudal.
Ini merupakan seragam terbesar Rusia ke Kiev sejak akhir April. Sebab, Rusia sudah mulai menarik mundur pasukan dan menghentikan serangan di Kiev pada Maret.
Dikutip dari Reuters, kepulan asap gelap terlihat di dua distrik terpencil di Kiev. Ukraina mengatakan, serangan itu menghantam pekerjaan perbaikan kereta api.
Akibat serangan itu, satu orang mengalami luka dan sudah dirawat di rumah sakit. Sedangkan korban tewas belum ada laporan sejauh ini.
Serangan Rusia ini cukup mengejutkan. Pasalnya, masyarakat Kiev mulai hidup normal dan sebagian besar penduduk telah kembali ke rumah sejak Rusia mundur pada Maret lalu.
"Kremlin menggunakan serangan berbahaya baru. Serangan rudal hari ini di Kiev hanya memiliki satu tujuan, membunuh sebanyak mungkin," kata penasihat Presiden Ukraina Mikhailo Podolyak.
Ukraina mengatakan, Rusia menggunakan rudal jarak jauh yang diluncurkan dari udara dalam serangan di Kiev ini.
