Rusia Lanjutkan Serangan, Kota-kota di Ukraina Luluh Lantak
ยทwaktu baca 2 menit

Sirine serangan udara menyelimuti sebagian besar Ukraina pada Sabtu (16/4) pagi waktu setempat. Usai kehilangan kapal unggulan Armada Laut Hitam, Rusia tak tanggung-tanggung melangsungkan serangan terhadap kota-kota di seantero negara itu.
Wali Kota Kiev, Vitali Klitschko, menyebut ledakan menyeruak di Kota Kiev dan Lviv. Klitschko melaporkan, para petugas medis sedang berjerih menyelamatkan korban terluka di lokasi ledakan. Namun, pihaknya belum dapat merinci informasi korban cedera.
Ledakan itu terjadi di distrik tenggara Kiev, Darnytskyi. Distrik tersebut berada di tepi kiri Sungai Dnipro.
Serangan bertubi juga dilaporkan dari Poltava, Severodonetsk, Lysychansk. Ketiga wilayah itu mengadang penembakan oleh pasukan Rusia.
Gubernur Provinsi Luhansk, Serhiy Haidai, mengungkap terdapat satu orang tewas. Selain itu, ada pula tiga korban terluka. Haidai mengatakan, pipa gas juga meledak akibat penembakan di Severodonetsk dan Lysychansk.
Gempuran Kremlin bahkan disebut-sebut menghancurkan 70 persen dari seluruh Severodonetsk. Kepala Administrasi Militer Sipil Severodonetsk, Oleksandr Striuk, melaporkan wilayahnya menghadapi tembakan berat.
Striuk melanjutkan, hanya sekitar 20.000 penduduk dari total 135.000 orang yang masih tinggal di kota itu.
Gubernur Provinsi Poltava, Dmytro Lunin, turut mengungkap korban dari wilayah tersebut. Lunin mencatat, penembakan itu merenggut satu nyawa.
Pada Jumat (15/4), Rusia berjanji akan meluncurkan serangan lanjutan terhadap Kiev menyusul tenggelamnya kapal Moskva.
Moskow juga menghantam Pabrik Vizar di Kiev menggunakan rudal jelajah. Pabrik tersebut membuat dan memperbaiki rudal, termasuk rudal anti-kapal.
Salah satu rudal yang mereka produksi ialah Neptunus. Kiev dan Washington mengatakan, rudal Neptunus berhasil melenyapkan kapal Moskva.
Kendati demikian, Rusia mengatakan, kapal itu tak tenggelam akibat Ukraina. Moskow menerangkan, Moskva kehilangan keseimbangan di laut yang ganas usai ledakan amunisi. Pihaknya melanjutkan, lebih dari 500 pelaut sudah dievakuasi dari kapal itu.
Meski didera serangan, Kiev mengeklaim telah meraih kemenangan pula. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengabarkan, Ukraina telah membebaskan 918 pemukiman. Pasokan listrik dan air telah kembali ke wilayah-wilayah tersebut.
"Kehidupan normal sedang dipulihkan di provinsi dan wilayah tempat penjajah diusir," tutur Zelensky pada Jumat (15/4), sebagaimana dikutip dari Kyiv Independent.
*****
kumparan bagi-bagi starter pack kuliah senilai total Rp 30 juta untuk peserta SNMPTN 2022. Lolos atau nggak, kamu bisa tetap ikutan, lho! Intip mekanismenya di LINK ini.
