Rusia Renovasi dan Ubah Arsitektur Stasiun Metro yang Bergaya Stalin

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana di Stasiun Mayakovskaya di Moskow, Rusia. (Foto: AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di Stasiun Mayakovskaya di Moskow, Rusia. (Foto: AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)

Masyarakat atau turis yang datang ke Rusia nampaknya tak akan melihat lagi stasiun metro bergaya tahun 1920-an dengan lampu dan mosaik yang berkilauan. Karena stasiun-stasiun di era Joseph Stalin itu akan mengalami renovasi besar-besaran.

Menurut pemerintah Rusia, desain stasiun metro yang sekarang kurang memiliki pencahayaan dari luar, termasuk kursi dan kaca-kaca di dinding bangunan yang kurang masa kini. Dilansir AFP, Minggu (30/12), pemerintah Rusia kemudian membuat sebuah kompetisi untuk mendesain ulang stasiun metro di Moskow.

Kompetisi itu terbuka untuk umum dan nantinya akan dipilih oleh publik melalui saluran telepon. Terobosan pemerintah Rusia ini mendapat pujian dari berbagai kalangan, salah satunya jurnalis arsitektur bernama Nina Frolova.

"Ini telah membuka jalan agar stasiun-stasiun terlihat menarik namun tetap mempunyai keaslian," kata Nina Frolova.

Suasana di Stasiun Metro Komsomolskaya di Moskow. (Foto: AFP/YURI KADOBNOV)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di Stasiun Metro Komsomolskaya di Moskow. (Foto: AFP/YURI KADOBNOV)

Stasiun metro yang pertama akan direnovasi dan diubah gaya arsitekturnya adalah di daerah Solntsevo. Dulunya stasiun di daerah sini terkenal dengan mafia lokalnya.

Arsitek dari Nefa Moskow, Dmitry Ovcharov, yang memenangkan desain ini mengambil tema matahari. Karena Ovcharov ingin cahaya matahari bisa masuk ke dalam stasiun-stasiun.

"Kami ingin membiarkan matahari masuk," kata Dmitry Ovcharov.

Suasana di Stasiun Metro Troparevo di Moscow. (Foto: Instagram/@milana_v.k)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di Stasiun Metro Troparevo di Moscow. (Foto: Instagram/@milana_v.k)

Mereka membuat lubang di dinding pintu masuk stasiun untuk "menciptakan cahaya dan bayangan," lanjut dia.

Tahun ini sistem transportasi yang berasal dari tahun 1935, membuka 16 stasiun baru dan mengangkut sekitar dua miliar penumpang.

Joseph Stalin merupakan tokoh revolusi dan politikus Uni Soviet keturunan Georgia. Ia menjadi kepala negara Uni Soviet sejak pertengahan era 1920-an sampai akhir hayatnya pada tahun 1953.