Rusia Serang Ibu Kota Ukraina, 4 Orang Tewas dan Ledakan di Mana-mana

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penduduk setempat dari sebuah bangunan perumahan bertingkat membersihkan puing-puing dari sebuah flat yang rusak setelah serangan pesawat tak berawak di Kyiv, Minggu (25/5/2025). Foto: Sergei Supinsky/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Penduduk setempat dari sebuah bangunan perumahan bertingkat membersihkan puing-puing dari sebuah flat yang rusak setelah serangan pesawat tak berawak di Kyiv, Minggu (25/5/2025). Foto: Sergei Supinsky/AFP

Serangan yang dilancarkan Rusia ke ibu kota Ukraina, Kiev, semalam menewaskan 4 orang, Jumat (6/6). Pejabat Ukraina mengatakan terdengar ledakan hebat di seluruh kota.

Wali Kota Kiev Vitali Klitschko mengatakan selain 4 orang yang tewas, 20 orang terluka dan 16 di antaranya dirawat di rumah sakit.

Serangan itu mengganggu sistem transportasi kota dan merusak jalur antar stasiun. Perusahaan kereta api Ukraina, Ukrzaliznytsia, mengatakan pihaknya juga mengalihkan perjalanan sejumlah kereta karena kerusakan rel kereta api akibat serangan.

Balok-balok beton jatuh dari bangunan menghancurkan mobil-mobil yang diparkir di bawahnya. Polisi masih menyelidiki balok yang tampaknya seperti mesin drone.

Wartawan Reuters melaporkan mendengar suara drone kamikaze Rusia berdengung di langit, bersama dengan suara tembakan senjata Ukraina. Saksi mata juga melaporkan ledakan bom cukup kuat untuk menggetarkan jendela yang lokasinya jauh dari titik pertempuran.

Sejumlah penduduk Kiev mencari perlindungan di stasiun metro atau tempat parkir bawah tanah.

Tak hanya ganggu transportasi umum, pasukan Rusia juga menyerang fasilitas dan infrastruktur industri. Wali Kota Ternopil, Serhii Nadal, mengatakan serangan itu menyebabkan sejumlah wilayah kota gelap akibat listrik mati.

Serangan di Ternopil menyebabkan 5 orang terluka. Pemerintah setempat meminta warga tetap berada di rumah karena tingginya konsentrasi zat beracun.

Di kota Lutsk, serangan juga merusak rumah, lembaga pendidikan, dan gedung-gedung pemerintah.

Ini merupakan salah satu serangan paling berani dalam perang Rusia-Ukraina. Mata-mata Ukraina pada pekan lalu menghancurkan beberapa pesawat pembom strategis Rusia dengan menggunakan drone quadrocopter yang disembunyikan di gudang kayu.