Rusuh di Deli Serdang Usai PSMS vs Sriwijaya FC: Motor Dibakar, Suporter Terluka

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kolase foto PSMS Medan dan Sriwijaya FC. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Kolase foto PSMS Medan dan Sriwijaya FC. Foto: Shutterstock

Kerusuhan terjadi usai laga PSMS vs Sriwijaya FC di Stadion Baharoeddin Siregar, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, pada Minggu (19/1).

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, menyebut bentrok terjadi di 3 titik. Pertama, di Kecamatan Lubuk Pakam.

Lalu, kedua di Kecamatan Tanjung Morawa. Hingga, insiden terakhir terjadi di Kecamatan Medan Amplas.

“Itu juga pertikaian sebelumnya itu berawal dari nonton sepak bola di Lubuk Pakam, ada pertikaian, itu yang luka itu,” kata Gidion pada Rabu (22/1).

“Lalu berlanjut ke Amplas itu yang salah satu motornya dibakar,” sambungnya.

Meski begitu, Gidion tidak merinci jumlah suporter yang luka. Termasuk, siapa yang terlibat dalam bentrok itu. Apakah suporter Ayam Kinantan (PSMS) ataupun Laskar Wong Kito (Sriwijaya FC).

“Ada, ada (ada yang luka), tapi kan mereka masih buat laporan polisi, masih sakit, di rumah sakit,” kata dia.

“Jadi yang lakukan pertama, kita tolong korban,” jelasnya.

Gidion bilang, insiden bentrok yang menimbulkan korban luka ditangani oleh Polsek Tanjung Morawa, Polres Deli Serdang. Sementara, untuk kasus pembakaran motor ditangani oleh Polrestabes Medan.

Gidion menuturkan, belum ada yang diamankan dalam insiden ini. Penyelidikan masih berlangsung.

“Belum. Kita masih fokus penanganan korban,” katanya.