Rusuh Pecah Usai Demo Akibat Kecelakaan Kereta, Yunani Memanas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang pengunjuk rasa melemparkan bom molotov saat bentrokan selama demonstrasi tabrakan dua kereta api di Athena, Yunani. Foto: Alkis Konstantinidis/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pengunjuk rasa melemparkan bom molotov saat bentrokan selama demonstrasi tabrakan dua kereta api di Athena, Yunani. Foto: Alkis Konstantinidis/REUTERS

Yunani memanas akibat tabrakan maut dua kereta pekan lalu. Pada Minggu (5/3) kericuhan antara polisi dan demonstran pecah di ibu kota Athena.

Sebelum rusuh pecah, 10 ribu orang turun ke jalanan Athena untuk menggelar demo. Awalnya demo berjalan damai.

Seorang pengunjuk rasa melemparkan bom molotov saat bentrokan selama demonstrasi tabrakan dua kereta api di Athena, Yunani. Foto: Alkis Konstantinidis/REUTERS
Para pengunjuk rasa bentrok dengan polisi anti huru hara selama demonstrasi tabrakan dua kereta api di Athena, Yunani. Foto: Alkis Konstantinidis/REUTERS

Puluhan ribu orang itu berkumpul di pusat kota Athena demi menyampaikan simpati bagi keluarga korban.

Sejumlah demonstran melepaskan balon hitam ke udara untuk mengenang korban jiwa kecelakaan. Beberapa demonstran juga memegang spanduk bertuliskan "persetan dengan pemerintah pembunuh."

Demo mulai memanas ketika demonstran menuntut perbaikan standar jaringan kereta api di Yunani, demikian dikutip dari Reuters.

Keadaan semakin panas ketika demonstran membakar sampah dan melempar molotov. Polisi merespons dengan menembakkan gas air mata dan granat kejut.

Seorang petugas polisi anti huru hara berjalan di dekat kobaran api saat bentrokan selama demonstrasi tabrakan dua kereta api di Athena, Yunani. Foto: Alkis Konstantinidis/REUTERS
Seorang petugas polisi anti huru hara berjalan di dekat kobaran api saat bentrokan selama demonstrasi tabrakan dua kereta api di Athena, Yunani. Foto: Alkis Konstantinidis/REUTERS

Kericuhan terjadi dalam beberapa menit. Polisi akhirnya bisa mengendalikan situasi dan akhirnya demonstran memilih membubarkan diri.

Akibat demo layanan kereta dan kereta bawah tanah sempat terhenti.

Tabrakan dahsyat yang membuat Yunani memanas melibatkan kereta penumpang dan pengangkut barang di rute Athena-Thessaloniki. Insiden itu menyebabkan 57 orang tewas.

Pengadilan Yunani telah menahan kepala stasiun Larissa. Ia dijatuhi dakwaan gangguan transportasi dan tindakan membahayakan nyawa.