Rusuh Pecah Usai Demo Akibat Kecelakaan Kereta, Yunani Memanas
·waktu baca 1 menit

Yunani memanas akibat tabrakan maut dua kereta pekan lalu. Pada Minggu (5/3) kericuhan antara polisi dan demonstran pecah di ibu kota Athena.
Sebelum rusuh pecah, 10 ribu orang turun ke jalanan Athena untuk menggelar demo. Awalnya demo berjalan damai.
Puluhan ribu orang itu berkumpul di pusat kota Athena demi menyampaikan simpati bagi keluarga korban.
Sejumlah demonstran melepaskan balon hitam ke udara untuk mengenang korban jiwa kecelakaan. Beberapa demonstran juga memegang spanduk bertuliskan "persetan dengan pemerintah pembunuh."
Demo mulai memanas ketika demonstran menuntut perbaikan standar jaringan kereta api di Yunani, demikian dikutip dari Reuters.
Keadaan semakin panas ketika demonstran membakar sampah dan melempar molotov. Polisi merespons dengan menembakkan gas air mata dan granat kejut.
Kericuhan terjadi dalam beberapa menit. Polisi akhirnya bisa mengendalikan situasi dan akhirnya demonstran memilih membubarkan diri.
Akibat demo layanan kereta dan kereta bawah tanah sempat terhenti.
Tabrakan dahsyat yang membuat Yunani memanas melibatkan kereta penumpang dan pengangkut barang di rute Athena-Thessaloniki. Insiden itu menyebabkan 57 orang tewas.
Pengadilan Yunani telah menahan kepala stasiun Larissa. Ia dijatuhi dakwaan gangguan transportasi dan tindakan membahayakan nyawa.
