Rute KRL sampai Karawang Batal, KDM Ajak Kemenhub Cari Solusi Bersama

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di kantor Bupati Karawang. Dok: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di kantor Bupati Karawang. Dok: kumparan

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi buka suara ihwal rencana rute KRL Jabodetabek yang batal diperpanjang sampai Karawang, Jabar.

Dedi mengaku akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar perpanjangan rute yang semula direncanakan menemukan solusi terbaik.

“Saya nanti koordinasi dengan Kemenhub, apa yang harus menjadi bahan atensi kita dan solusi apa yang harus dilakukan,” kata Dedi di Kantor Bupati Karawang, Kamis (18/9).

Wacana lama yang dijanjikan sejak 2019 itu diyakini bakal membantu mobilitas warga daerah penyangga Jakarta. Saat ini, jalur KRL masih terbatas sampai Cikarang, Jawa Barat.

Ranah Kemenhub Bukan Pemprov Jabar

Namun begitu, Dedi enggan berkomentar lebih jauh terkait dibatalkannya perluasan KRL tersebut, sebab merupakan ranah pemerintah pusat.

"Oh iya, itu anggarannya APBN, bukan APBD provinsi atau kabupaten. Jadi itu memang kewenangan Kemenhub,” kata Dedi.

Dia menekankan bahwa penataan transportasi massal di wilayah Jabar harus segera dituntaskan agar memberi manfaat luas bagi masyarakat.

"Secepatnya lah setiap daerah yang hari ini dilakukan penataan harus cepat selesai, cepat tertib, cepat bersih. Karena kita ingin pembangunan untuk semua," ujar pria yang akrab disapa KDM atau Kang Dedi Mulyadi itu.

Warga Karawang Kecewa

KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Salah satu warga Karawang, Imanuel, mengaku kecewa perluasan rute KRL hingga Karawang dibatalkan. Padahal realisasi wacana itu amat dinantikan masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.

"Sedih lah kalau gak jadi. Sangat disayangkan aja, cuma wacana doang dari dulu," tutur dia.

Dia menyebut kerap bolak-balik Jakarta untuk keperluan bisnis, sehingga tau betul banyak warga Karawang yang harus repot-repot ke Stasiun Cikarang dahulu untuk bisa naik KRL.

"Banyak banget, setiap pagi sampai penuh stasiun Cikarang, kalau dah kehabisan tiket ya udah gak bisa," katanya.

"Kita mah harapannya stasiun itu beneran jadi, kalau bisa sampai Cikampek, soalnya kan di situ persilangan jalur ke Bandung sama ke Utara (Pantura)," tandas Imanuel.