Saat Banjir Grobogan Rendam 9 Kecamatan hingga Jalur Semarang-Purwodadi
·waktu baca 3 menit

Hujan sejak Minggu (15/2) malam mengakibatkan sejumlah tanggul di Grobogan, Jawa Tengah, jebol. Salah satu tanggul yang jebol adalah tanggul Sungai Tuntang, pada Senin (16/2) pukul 15.00 WIB.
Perangkat desa setempat menyebut, tahun lalu di titik yang sama, tanggul ini juga jebol. Akibatnya air sungai meluap, dan merendam jalur provinsi yang menghubungkan Semarang dan Purwodadi.
Berikut rangkumannya.
Tanggul Sungai Jebol, 9 Kecamatan di Grobogan Terendam Banjir
Peristiwa jebolnya tanggul sungai di Grobogan membuat sembilan kecamatan dan puluhan desa terendam banjir. Hujan deras minggu malam meningkatkan debit air sehingga beberapa tanggul tak mampu menahan aliran sungai.
“Kiriman air dari hulu Sungai Glugu dan Sungai Tuntang mengakibatkan luapan sungai yang berdampak ke pemukiman,” ujar Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah Bergas C Penanggungan, Senin (16/2).
Upaya bersama antara BPBD Jawa Tengah dan masyarakat dilakukan untuk meningkatkan tanggul, khususnya di Sungai Tuntang serta menanggulangi banjir yang merendam desa-desa di kecamatan seperti Kedungjati, Tegowanu, Gubug, Purwodadi, dan lainnya.
“Kami masih kerja bakti peninggian tanggul Sungai Tuntang di Desa Trisari, Kecamatan Gubug,” kata Bergas.
Berikut adalah sejumlah wilayah yang terdampak:
Kecamatan Kedungjati
7 desa terdampak (2.362 KK),
Ketinggian air 20–40 cm.
Kecamatan Tegowanu
2 desa terdampak (600 KK),
Ketinggian 20–30 cm.
Kecamatan Gubug
Desa Penadaran
Ketinggian 30-50 cm
Kecamatan Purwodadi
Kelurahan Purwodadi (584 KK terdampak).
Kelurahan Kalongan (±1.180 KK). Ketinggian 1 meter.
Desa Karanganyar dan Ngraji. Ketinggian 20–50 cm.
Kecamatan Karangrayung
Desa Karangsono dan Mojoagung
Ketinggian 15–20 cm
Kecamatan Geyer
Desa Bangsri
Ketinggian 25 cm
Kecamatan Toroh
8 desa terdampak
Ketinggian 30–50 cm
Kecamatan Pulokulon
Desa Karangharjo
Ketinggian 50 cm
Kecamatan Penawangan
Desa Leyangan
Tanggul Sungai Tuntang Grobogan Jebol, Jalur Semarang-Purwodadi Terendam Banjir
Kerusakan tanggul Sungai Tuntang juga mengakibatkan banjir di jalur provinsi yang menghubungkan Semarang dan Purwodadi, sehingga kendaraan tidak bisa melintas di jalur tersebut.
“Kejadian sekitar pukul 15.00 WIB. Lokasi sama seperti tahun kemarin,” ujar Sekretaris Desa Tinanding Baku Sujarwo.
Banjir tidak hanya merendam jalan utama, tetapi juga pemukiman warga dan area persawahan, dengan ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 60 cm di beberapa titik. Proses evakuasi warga terdampak masih berlangsung.
“Saat ini sedang proses evakuasi warga yang terdampak ke tempat pengungsian. Ketinggian air mencapai 60 cm,” kata dia.
Selain merendam jalan, banjir juga melanda permukiman warga dan merendam area persawahan. Total ada 277 rumah warga dengan total 838 jiwa terdampak banjir. Selain itu, sekitar 30 hektare lahan persawahan juga ikut terendam.
Wilayah yang terdampak meliputi Dusun Rejosari RT 001, RT 002, RT 003, dan RT 004 RW 002, serta Dusun Mlati RT 001 dan RT 002 RW 003.
