Saat Berjalan di Trotoar Kiaracondong Bandung Bikin Was-was

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi trotoar di Jalan Ibrahim Aji, Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (22/10/2025). Foto: Linda Lestari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi trotoar di Jalan Ibrahim Aji, Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (22/10/2025). Foto: Linda Lestari/kumparan

Kendaraan berlalu lalang di Jalan Ibrahim Aji, Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (22/10). Pejalan kaki silih berganti melintas di pinggir jalan yang ramai kendaraan.

Mereka terpaksa berjalan di pinggir jalan aspal itu karena kondisi trotoar rusak. Tidak hanya rusak, jalan khusus pedestrian itu juga terhalang pohon besar dan tiang listrik.

Beberapa bagian trotoar juga tidak terdapat jalur pemandu untuk penyintas tunanetra.

Kalau pun ada, kondisinya sudah rusak, serta terputus karena terhalang pohon.

Kondisi trotoar di Jalan Ibrahim Aji, Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (22/10/2025). Foto: Linda Lestari/kumparan

Jalan Ibrahim Aji menjadi salah satu jalan utama di Kota Bandung. Jalan ini menghubungkan Jalan Soekarno Hatta, Gatot Subroto, dan Jalan Jakarta.

Terdapat juga pasar dan taman bermain di sepanjang jalanan ini. Selain itu, ada juga toko swalayan, kampus, pabrik, dan stasiun Kiaracondong yang merupakan salah satu stasiun terbesar di Kota Bandung.

Bingung dan Bikin Was-was

Rio (22) seorang mahasiswa tampak berjalan kaki di aspal. Sambil menenteng belanjaannya, Rio yang hendak pulang dari Pasar Kiaracondong itu bercerita dirinya terpaksa berjalan di aspal jalan karena kondisi trotoar yang rusak.

"Kurang baik ya maksudnya ya itu bergelombang, rusak, jadi kayak aku kadang juga bingung mau ke trotoar atau ke jalan," ucap Rio kepada kumparan, Rabu (22/10).

Rio (22) pejalan kaki di Jalan Ibrahim Aji, Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (22/10/2025). Foto: Linda Lestari/kumparan

Rio menyebut dirinya khawatir karena ketika berjalan di aspal berlawanan arah dengan kendaraan yang melintas.

"Kadang kalau misal ke jalan kan jadi lawan arah, banyak motor yang ngebut," ucapnya.

"Jadi terpaksa lewat jalan, itu lumayan ngeri sih, enggak tahu ya, soalnya kan lawan arah, motor juga kadang-kadang ngebut," kata Rio melanjutkan.

Kondisi trotoar di Jalan Ibrahim Aji, Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (22/10/2025). Foto: Linda Lestari/kumparan
Kondisi trotoar di Jalan Ibrahim Aji, Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (22/10/2025). Foto: Linda Lestari/kumparan

Rio berharap kondisi trotoar segera diperbaiki. Ia juga menyampaikan keprihatinannya atas kondisi trotoar yang tidak ramah disabilitas.

"Harapannya cepat-cepat diperbaiki sih biar kita sama-sama nyaman, apalagi kasihan yang disabilitas jadi susah kalau mau ke mana-mana kalau trotoarnya jelek gini," ujar Rio.