Saat Jokowi Blusukan Tak Lagi Pakai Masker di Solo

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo tampak membuka maskernya saat melakukan kunjungan kerja ddi Taman Balekambang Surakarta, Kota Surakarta, Kamis (26/5/2022). Foto: Ismail/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo tampak membuka maskernya saat melakukan kunjungan kerja ddi Taman Balekambang Surakarta, Kota Surakarta, Kamis (26/5/2022). Foto: Ismail/kumparan

Presiden Jokowi tampak membuka masker saat melakukan kunjungan kerja di Taman Balekambang dan pasar tradisional.

Berdasarkan pantauan kumparan, saat turun dari mobil di Taman Balekambang, Jokowi tampak memakai masker warna merah tua. Jokowi kemudian melepas maskernya usai kegiatan menyalami warga dan membagikan bantuan paket sembako.

Usai melakukan wawancara, Jokowi juga tidak lagi memakai maskernya sampai kembali masuk ke mobil. Hal serupa juga terjadi di lokasi blusukan yakni Pasar Mojosongo, Pasar Gede dan Pasar Harjodaksino.

Terpantau, Jokowi sesekali melepas masker saat berada di luar pasar. Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang mendampingi Jokowi, tampak tidak melepas maskernya sama sekali.

Presiden Joko Widodo tampak membuka maskernya saat melakukan kunjungan kerja ddi Taman Balekambang Surakarta, Kota Surakarta, Kamis (26/5/2022). Foto: Ismail/kumparan

Sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meminta warga untuk tetap memakai masker sambil menunggu instruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hal itu menanggapi pernyataan Presiden Jokowi yang melonggarkan aturan melepas masker di luar ruangan.

Putra sulung Presiden Jokowi tersebut menegaskan, memakai masker tidak hanya melindungi diri dari paparan COVID-19, tetapi juga untuk melindungi dari polusi dan lainnya.

“Kalau di sini (Solo), saya menunggu instruksi Pak Gubernur. Kemarin saya sudah tanya Pak Gubernur, di sini pakai masker dululah ya,” ungkap Gibran, Rabu (18/05), dikutip dari partner media Bengawan News.

“Meskipun kasusnya hampir tidak ada, kita tetap waspada dulu. Nanti kalau sudah ada instruksi (pelonggaran pemakaian masker dari Gubernur) kita mengikuti. Tenang aja,” imbuhnya.