Saat Lampu di Bundaran HI Padam 1 Jam untuk Peringati Hari Bumi
·waktu baca 2 menit

Sabtu (25/4) malam, suasana Bundaran HI tidak seperti biasanya yang penuh dengan kelap-kelip cahaya. Malam itu sejak pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB kawasan di salah satu ikon Jakarta tersebut menjadi gelap.
Lampu-lampu di sekitar Bundaran HI dimatikan. Di antaranya lampu jalan, lampu air mancur patung Selamat Datang, hingga papan reklame digital yang berada di sana.
Satu jam pemadaman listrik tersebut bukan karena ada gangguan listrik, tapi karena Pemprov DKI tengah memperingati Hari Bumi. Pemadaman dilakukan sebagai simbolik pengurangan konsumsi energi dan emisi karbon.
Di tengah suasana gelap itu, tak sedikit warga terlihat berada di area trotoar menikmati suasana yang ada. Di antaranya adalah Silma (21) yang sedang menikmati suasana dengan kekasihnya, mengaku sempat kaget karena gelap.
“Aduh gelap gitu. Nyari tahu, ternyata lagi ada pemadaman. Jadi emang dipadamin buat peringatan Hari Bumi Internasional,” kata Silma.
Silma mengaku baru pertama kali berkunjung ke Bundaran HI dan terkejut karena suasana gelap. Meski begitu, ia menyambut positif pemadaman tersebut.
“Ya, bagus ya. Oke lah. Mungkin buat kebaikan juga,” sebutnya.
Sementara itu, Pras (31) yang setiap hari berada di Bundaran HI untuk menjalani profesinya sebagai fotografer turut menyambut positif gerakan ini. Sebab menurutnya, suasana menjadi lebih nyaman dan lebih menarik untuk kebutuhan memotretnya.
“Menurut saya, ya cuaca lebih adem, terus lebih fresh, terus lebih estetik juga sebagai anak foto,” ucap Pras.
“Jadi kalau banyak cahaya kan kita udah tiap hari lihat cahaya ya, lighting, videotron dan sebagainya. Hari ini kayak gelap lebih adem saja gitu menurut saya,” sambungnya.
Ia pun mengetahui alasan pemadaman listrik ini dilakukan. Menurutnya upaya ini membuat Jakarta beristirahat sejenak dari penerangan.
“Ya bagus. Bagus, jadi kita bisa istirahat keseluruhan dari penerangan. Kita bisa berhenti total sejenak, bisa istirahat,” tutur Pras.
Pras juga menekankan agar gerakan ini dapat kembali dilakukan. Sebab hal itu menurutnya juga berdampak untuk pengurangan konsumsi energi.
“Wah, saya nomor satu perlu (lagi), perlu banget. Karena ya itu salah satu (cara) kita buat ini ya, mengurangi energi,” ujarnya.
Pemadaman listrik tidak hanya dilakukan di Bundaran HI dan sekitarnya, tapi juga di gedung-gedung milik Pemprov DKI Jakarta, kecuali fasilitas vital seperti rumah sakit dan layanan kesehatan. Selain itu juga pusat perbelanjaan, hotel, restoran dan apartemen.
