Saat Mobil Penyidik KPK Tertinggal dari Mobil Tangkapan karena Ban Kempis
·waktu baca 2 menit

Beberapa orang yang diringkus dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di wilayah Kabupaten Bondowoso telah dibawa keluar dari Mapolres Bondowoso Jawa Timur, Rabu (15/11) pukul 21.30 WIB. Para tersangka dibawa menggunakan sebuah mobil Innova Reborn hitam, sedangkan para penyidik KPK ada di mobil lainnya.
Namun di tengah perjalanan, tiba-tiba mobil yang ditumpangi para penyidik mengalami ban kempis dan tertinggal dari kendaraan yang mengangkut para tersangka. Akibatnya para personil kepolisian yang mengawal segera mencarikan mobil pengganti, yaitu sebuah Avanza berwarna putih.
"No comment," kata Kapolres Bondowoso, AKBP Bimo Ariyanto, yang memimpin pengawalan saat ditanya soal kejadian ini.
Dalam kasus ini, awalnya disebut ada dua orang yang ditangkap dalam OTT. Namun dalam perkembangannya, dikabarkan ada dua orang lainnya yang juga terjaring KPK.
Berdasarkan kabar yang beredar, keempat orang tersebut adalah Kajari Bondowoso, Puji Triasmoro; Kasi Pidsus Alexander Silaen; Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Bondowoso, Novin; dan satu orang lagi dari kalangan pengusaha.
"Benar," jawab Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Selebihnya, Nurul Ghufron belum menjawab detail pertanyaan tentang kaitan perkara yang di-OTT.
Kasi Pidsus Kejari Bondowoso, Alexander Silaen, belum berhasil dikonfirmasi. Nomor teleponnya dalam kondisi tidak aktif.
Pj Bupati Bondowoso Bambang Soekwanto mengaku mendengar kabar tersebut, namun juga belum bisa memastikan kebenaran peristiwa OTT.
