Saat Panji Gumilang Tunjukkan Tangan Kiri Patah sehingga Mangkir dari Bareskrim
·waktu baca 2 menit

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun, Panji Gumilang, mangkir dari panggilan penyidik Bareskrim Polri terkait kasus penistaan agama, pada Kamis (27/7).
Panji terlihat ada di pondok pesantrennya. Dia terlihat meninjau taman di sekitar gerbang utama Ponpes Al-Zaytun, sebelum aksi unjuk rasa dimulai oleh Aliansi Santri dan Rakyat Indramayu (ASRI) Sabtu, (29/7).
Pantauan kumparan di taman gerbang utama Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang sepertinya sambil memberikan arahan kepada pengurus taman soal tanaman-tanaman hiasnya.
Saat kumparan menyapa dan meminta izin untuk mengambil foto Panji Gumilang di taman dan memintanya melambaikan tangan, sempat menanyakan dari media mana yang hadir dan akhirnya mempersilakan untuk mengambil foto.
Wartawan lalu menanyakan perihal mangkirnya Panji dari pemanggilan oleh penyidik Bareskrim Polri, terkait kasus penistaan agama, karena tangan kiri dari Panji Gumilang mengalami patah tulang.
"Ini patah tangannya, iya tangan kiri,"
Panji mengungkapkan, patah tangan kirinya tersebut karena terjatuh. Dan memang tangan kirinya terlihat dibalut hand band biru.
Diketahui, Panji Gumilang, mangkir dalam pemanggilan penyidik Bareskrim Polri terkait kasus penistaan agama, pada Kamis (27/7).
Menurut kuasa hukum Panji Gumilang, Hendra Effendi menjelaskan, ketidakhadiran Panji pada pemeriksaan lanjutan tersebut, karena Panji Gumilang mengalami patah tangan.

***
HARI TERAKHIR kumparanMOM Festival Hari Anak! Cek Rundown-nya di sini.
