News
·
8 Desember 2017 20:34

Saat Rantis Wolf Polisi Jadi Wahana Bermain Anak Rusunawa Marunda

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Saat Rantis Wolf Polisi Jadi Wahana Bermain Anak Rusunawa Marunda (21448)
Anak Rusun Marunda main di Mobil Wolf Bareskrim. (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)
BNNP DKI Jakarta merazia sejumlah tempat di Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Petugas bekerja sama dengan Polda Metro Jaya selama merazia tempat itu. Polisi membawa serta satu unit kendaraan taktis berjenis APC Wolf.
ADVERTISEMENT
Saat petugas masih masih merazia, anak-anak yang tinggal di Rusunawa memanfaatkan Baracuda yang dibawa polisi sebagai tempat bermain.
Saat Rantis Wolf Polisi Jadi Wahana Bermain Anak Rusunawa Marunda (21449)
Anak Rusun Marunda main di Mobil Wolf Bareskrim. (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)
Pantauan kumparan (kumparan.com), Jumat (8/12), belasan anak-anak menaiki Wolf yang terpakir di halaman parkir Rusunawa Marunda. Hampir seluruh bagian Wolf dinaiki oleh anak-anak. Mereka bahkan asyik bergelantungan di pegangan besi yang ada di hampir setiap sisi Wolf.
"Om, ini mobil buat perang ya?" Tanya anak-anak.
Saat Rantis Wolf Polisi Jadi Wahana Bermain Anak Rusunawa Marunda (21450)
Anak Rusun Marunda main di Mobil Wolf Bareskrim (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)
Selain bergelantungan, anak-anak lainnya sibuk berkeliling Wolf. Sesekali mereka memukul badan kendaraan taktis milik Brimob Polda Metro Jaya.
"Mobilnya keren. Anti peluru nih," ucap anak-anak lainnya.
Video
Tidak hanya anak-anak, para ibu juga turut menemani anak mereka bermain di Wolf ini. Aksi mereka berakhir bersamaan dengan selesainya razia yang dilakukan BNNP DKI Jakarta.
ADVERTISEMENT
Usai razia, BNNP menangkap 5 pria yang diketahui positif menggunakan narkoba setelah menjalani tes di lokasi. Dua di antaranya merupakan petugas keamanan Rusunawa Marunda.
Meski begitu, tidak ditemukan barang bukti narkoba dari razia ini. Mereka semua kemudian dibawa ke Kantor BNNP DKI Jakarta untuk menjalani pemeriksaan selanjutnya.
"Tujuannya untuk mengetahui kira-kira barang (narkoba) itu dari mana," kata Kabid Pemberantasaan BNNP DKI Jakarta AKBP Maria Sorlury di lokasi.