Saat Rektor IPB Dijemput Ambulans untuk Jalani Isolasi di RS

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rektor IPB dijemput petugas mennggunakan pakaian APD untuk Isolasi di Rumah Sakit. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Rektor IPB dijemput petugas mennggunakan pakaian APD untuk Isolasi di Rumah Sakit. Foto: Dok. Istimewa

Rektor IPB, Arif Satria, dinyatakan positif corona pada Sabtu (19/9). Setelah sempat menjalani isolasi mandiri, Arif akhirnya dijemput untuk isolasi di Rumah Sakit EMC Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (21/9).

Dalam video yang diterima kumparan, Arif tampak dijemput ambulans milik RS EMC Sentul, lengkap dengan dua petugas ber-APD. Arif yang mengenakan baju merah itu lalu berpamitan dengan anak istrinya sebelum masuk ke ambulans sambil menenteng koper.

"Assalamualaikum," pamit Arif yang mengenakan faceshield lengkap dengan masker.

"Waalaikumsalam, hati-hati ya Pa. Sehat, sehat," teriak sang istri menyemangati.

Rektor IPB University Prof . Dr. Arif Satria mengikuti webinar 'Tantangan Indonesia untuk Mengakhiri Praktik Illegal Fishing'. Foto: screenshot/zoom

Setelah masuk di dalam ruang isolasi, Arif lalu menjelaskan alasannya memilih dirawat di rumah sakit setelah satu hari isolasi mandiri. Ia juga meminta didoakan agar dirinya dan seluruh pasien COVID-19 lainnya bisa sembuh.

"Setelah satu hari menjalani isolasi di rumah kemudian saya memutuskan untuk dirawat di rumah sakit, kemudian untuk dicek segala sesuatunya dan Alhamdulillah kondisi saya sekarang semakin segar, semakin sehat, dan mohon doanya, moga-moga cepat pulih, cepat sembuh," kata Arif.

Dia juga berdoa agar semua terhindar dari corona. Selain itu, Arif juga melontarkan harapannya agar pandemi corona segera berakhir.

"Dan kita doakan juga rekan-rekan kita yang sedang sakit yang berada di rumah sakit segera dipulihkan dan disembuhkan. Kita berharap masalah COVID-19 ini benar-benar cepat berakhir," tutupnya.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

Saksikan video menarik di bawah ini: