Saat RS di Gaza Kewalahan Rawat Anak Malnutrisi Korban Serangan Israel
·waktu baca 2 menit

Badan urusan anak-anak di PBB menyebut, sebanyak lebih dari 9 ribu bocah di Gaza menderita malnutrisi pada 2025 ini. Laporan itu diungkap saat Gaza menderita kelaparan akibat upaya blokade Israel.
Larangan masuk bantuan kemanusiaan ke Gaza diberlakukan Israel sejak Maret 2025 tak lama usai gencatan senjata berakhir. Baru pada pekan ini Israel mengizinkan bantuan jumlah terbatas masuk ke kawasan itu.
Menurut keterangan badan PBB dan sejumlah pakar pangan, puluhan ribu kasus malnutrisi diprediksi bakal menyerang anak-anak di Gaza dalam beberapa tahun ke depan.
Para ahli pada Kamis (22/5) kembali memperingatkan bahaya kelaparan bila Israel tidak menghentikan operasi militer, serta mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan secara penuh.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan sejak pekan lalu rakyat Gaza mulai merasakan kelaparan.
“Ke mana pun Anda memandang, orang-orang kelaparan. Mereka menunjuk jari ke mulut mereka yang menunjukkan bahwa (mereka) butuh sesuatu untuk dimakan,” kata pejabat PBB, Nestor Owomuhangi seperti dikutip dari Associated Press.
“Yang terburuk sudah tiba di Gaza,” sambung dia.
Saat ini baru sekitar puluhan truk bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza. Sebelum Maret 2025 setiap harinya ada ratusan truk bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza.
Israel melarang truk bantuan berisi pangan hingga obat-obatan masuk ke Gaza. Alasan Israel tindakan itu diambil karena Hamas merampas bantuan kemanusiaan. Israel tidak memberikan bukti mengenai tuduhannya terhadap Hamas.
Rumah Sakit Kewalahan
Blokade Israel yang menyebabkan kelaparan dan malnutrisi, membuat rumah sakit tersisa di Gaza, RS Nasser di Khan Younis kewalahan. Mereka mengatakan, terjadi lonjakan pasien malnutrisi.
Seorang staf kesehatan di Gaza menyebut, RS Nasser kekurangan susu formula untuk membantu penanganan pasien malnutrisi.
“Kami tidak punya apa-apa di Rumah Sakit Nasser," kata Dr. Ahmed al-Farrah, yang mengatakan pusat daruratnya untuk anak-anak yang kekurangan gizi sudah penuh.
