Sahroni: Bertemu Jokowi untuk Lapor, bukan Libatkan di Penyelenggaraan Formula E

Panitia penyelenggaraan Formula E akan bertemu dengan Presiden Jokowi. Tapi, pertemuan ini bukan untuk menentukan atau melibatkan Jokowi dalam penyelenggaraan, tapi laporan kepada presiden sebagai pemimpin negara.
“Kami harus melaporkan ini kepada Bapak Presiden, bukan melibatkan Presiden terkait dengan penyelenggaraan. Penyelenggaraan semua totally kita yang akan mempertanggungjawabkan, karena ini event internasional maka ini harus dilaporkan kepada Bapak Presiden,” kata Ketua Pelaksana Formula E, Ahmad Sahroni di Balai Kota setelah melakukan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Senin (29/11).
Sekjen IMI itu menjelaskan, saat ini pengurus Formula E sedang mempersiapkan lokasi venue yang akan diumumkan sebelum perayaan Natal. Setelah diumumkan, barulah bertemu dengan Jokowi untuk melaporkan segala persiapan yang ada.
“Masalah trek semoga sebelum Natal kita akan umumkan, tapi tunggu survei dari FIA. Kalau FIA bilang go head kami panitia akan mengumumkan langsung. Untuk setelahnya, baru kita akan menghadap Pak Presiden meminta lanjutan arahan, karena ini branding negara,” lanjutnya.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan persiapan Formula E sudah lama dibicarakan lewat berkali-kali dengan berbagai pihak. Tapi, Anies menjaga agar semua program dikerjakan tuntas dulu barulah diumumkan ke publik, termasuk soal Formula E.
“Begitu banyak pertemuan yang memang bukan pertemuan yang dipublikasikan, karena itu saya selalu menyampaikan hal-hal yang memang sudah siap disampaikan kepada publik, kalau yang belum tuntas belum disampaikan,” jelas Anies.
Sebelumnya, pihak dari Formula E Operation (FEO) datang langsung ke Jakarta untuk meninjau 5 lokasi yang akan menjadi calon lokasi venue.
Perlu diketahui, 5 lokasi alternatif yang disiapkan Pemprov DKI di antaranya adalah wilayah Sudirman, PIK, kawasan dekat Stadion JIS, JIExpo Kemayoran, dan Ancol.
