Sahroni: Perawatan Sirkuit Formula E Gunakan Dana Stakeholder
·waktu baca 2 menit

Ketua Organizing Committee Formula E Ahmad Sahroni memastikan dalam gelaran balap mobil listrik Formula E tidak menggunakan dana APBD. Termasuk juga untuk perawatan sirkuit.
Sahroni mengatakan, dana untuk perawatan sirkuit itu bisa diambil dari penyelenggaraan acara dan sejumlah stakeholder terkait.
"Ya posnya (anggaran) nanti pada event pelaksanaan misalnya ada ini nanti dengan stakeholder yang ada, ini nanti perawatannya pakai itu," ujar Sahroni di Velodrome, Jakarta Timur, Rabu (27/4).
Menurut Sahroni, perawatan yang dilakukan di sirkuit tersebut juga terbilang biasa saja, tak ada yang bersifat khusus. Berbeda dengan sirkuit Mandalika dan Sentul.
"Perawatan biasa aja, karena fasilitas di dalam Ancol kan sama aja gak ada yang spesifik kaya sirkuit Sentul atau Mandalika. Ini lebih ringkes, lebih kecil," tuturnya
Dia juga mengatakan, sirkuit yang berlokasi di Ancol, Jakarta Utara, ini steril hingga Formula E digelar pada 4 Juni 2022 mendatang. Sehingga belum ada yang dapat menggunakannya lebih dulu.
"Iya tidak akan dipakai, jadi 4 Juni setelah Formula E baru kita pakai untuk event yang lain," pungkasnya.
Sebagai informasi, penjualan tiket Formula E bakal dibuka pada 1 Mei 2022 mendatang. Harga yang ditawarkan juga bervariasi mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 10 juta tergantung fasilitas yang diberikan.
