Sahroni soal Kuntadi Jadi Jampidsus: Jangan Main Mata, Buktikan pada Masyarakat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menanggapi dipilihnya Kuntadi sebagai Jampidsus usai Febrie Adriansyah mundur dari jabatan tersebut karena terseret kasus korupsi.

Keputusan itu diambil oleh Presiden Prabowo Subianto dan tertuang dalam Keppres Nomor 87/TPA Tahun 2026 yang berisi tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kejaksaan Agung.

Sahroni menilai Kuntadi merupakan sosok yang punya integritas tinggi. Ia yakin Kuntadi dapat menyelesaikan kasus yang menjerat Febrie.

“Sangat baik sekali Kuntadi jadi Jampidsus pengganti Febrie. Saya kenal dia punya integritas kuat yang bisa selesaikan perkara mantan Jampidsus,” ujar Sahroni kepada wartawan, Kamis (23/7).

Ia pun mengingatkan Kuntadi untuk membuktikan kepada masyarakat terkait citra Kejaksaan usai kasus Febrie.

“Pak Kuntadi pesan saya jangan main mata ya, perkara besar ini, dan buktikan pada masyarakat bahwa Kejaksaan independen,” tutur Sahroni.

Bahkan, ia pun berharap Kuntadi dapat memunculkan Febrie di hadapan masyarakat.

“Dan bisa selesaikan perkara ini dengan cepat, dan cepat juga hadirkan ke publik mantan Jampidsus,” kata dia.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Kuntadi memberikan keterangan pers terkait kasus tindak pidana korupsi dalam tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah tahun 2015-2022 di Kejagung, Jakarta, Senin (1/4/2024). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pengisian jabatan eselon I di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Sesuai dengan usulan dari Jaksa Agung berkenaan dengan beberapa pejabat di lingkungan Kejaksaan Agung, dapat kami informasikan bahwa kemarin Bapak Presiden telah menandatangani Keppres sesuai dengan hasil dari tim penilai akhir sebagaimana mengacu kepada surat usulan dari Jaksa Agung," kata Mensesneg, Prasetyo Hadi, kepada wartawan, Rabu (22/7).

Prasetyo mengatakan, nantinya Keppres ini akan diserahkan kepada Kejagung untuk dijadikan dasar pelantikan para pejabat baru yang telah ditunjuk.

"Kemudian rencananya hari ini akan kami tindak lanjuti secara administratif untuk nantinya petikan dari Keppres tersebut kami kirimkan kepada instansi terkait dalam hal ini Kejaksaan Agung," ungkapnya.