Sahroni: Suka Tak Suka, Formula E Buktikan Jakarta Level Dunia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ahmad Sahroni berkunjung ke kumparan, Jakarta Selatan, Kamis (7/4/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ahmad Sahroni berkunjung ke kumparan, Jakarta Selatan, Kamis (7/4/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Ajang olah raga balap listrik Formula E atau yang juga dikenal sebagai Jakarta ePrix tinggal menghitung hari. Acara ini patut mendapatkan apresiasi karena dapat memperkenalkan Indonesia, khususnya Jakarta ke dunia.

Ketua Panitia Pelaksana Formula E Jakarta, Ahmad Sahroni mengaku bangga dengan ajang tersebut. Karena ini pertama kalinya Indonesia diberi kepercayaan oleh FIA atau Federasi Automobil Internasional untuk mengadakan kejuaraan balap mobil listrik.

"Saya patut bangga karena ini adalah event yang luar biasa. Ini pertama di Indonesia dari FIA. Ini balapan yang mengundang kita untuk lebih tahu teknologi masa depan," ujar Sahroni saat meet and greet dengan para pebalap Formula E di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (2/6).

"Ini adalah satu wujud bahwa kita suka enggak suka adalah bagian dari modernisasi elektrik di masa depan," sambungnya.

Pebalap tim Mercedes-Benz EQ Nyck de Vries, Co Founder Formula E Alberto Longo (tengah) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Pelaksana Jakarta E-Prix Ahmad Sahroni di kawasan Monas, Kamis (2/6) Foto: Haya Syahira/kumparan

Sahroni juga mengatakan, di balik pro kontra yang terjadi selama ini, ajang Jakarta ePrix tetap bagian dari semangat Indonesia untuk membuktikan bahwa negara ini berhak dan layak untuk menyelenggarakan event motorsport.

"Suka enggak suka, hadir di Ancol 4 Juni. Perhelatan yang luar biasa, segenap panitia, Jakpro, dan event formula e adalah bagian dari semangat Indonesia untuk membuktikan kepada dunia bahwa kita selevel untuk menghadirkan event motorsport di Indonesia," ucap Sahroni.

Infografik Formula E Digelar di Ancol Foto: Nadia Wijaya/kumparan