Said Abdullah Tegaskan Tak Ada Isu Hasto Bakal Diganti sebagai Sekjen PDIP

Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, menegaskan bahwa tidak ada pembahasan terkait penggantian Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, di internal partainya. Saat ini Hasto masih diperiksa oleh KPK terkait kasus buronnya, Harun Masiku.
“Terhadap isu pergantian Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, sampai sekarang ini saya tidak mendengar isu itu, tidak pernah mendengar isu itu, dan tidak pernah dibicarakan dalam rapat DPP partai. Karena tidak mendengar, tidak dibicarakan, berarti tidak ada penggantian sekjen DPP partai,” kata Said kepada wartawan di kawasan DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/6).
Said mengatakan bahwa pemeriksaan Hasto di KPK itu menjadi ranahnya KPK. Isu penggantian sekjen tersebut, menurut Said, adalah penilaian sepihak.
“Katakanlah bahasa gua yang paling pas, mengganggu kerja-kerja KPK. Intervensi atau kita membuat kegaduhan, itu tidak perlu. PDIP tidak memerlukan itu. Karena kami datang pada satu keyakinan, Hasto sebagai sekjen, clear and clean dalam menangani setiap persoalan internal partai,” ungkapnya.
Selain itu, Said juga memastikan PDIP bakal memberikan pendampingan hukum untuk Hasto.
KPK memang nampak gencar kembali mengejar Masiku yang sudah 4 tahun buron. Upaya KPK terlihat lewat pemanggilan sejumlah saksi, termasuk Hasto.
Masiku sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak tahun 2020. Dia adalah tersangka suap penetapan anggota DPR RI periode 2019-2024. Mantan caleg PDIP itu diduga menyuap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan SGD 57.350 atau setara Rp 600 juta.
