Saksi Kunci Lihat 2 Pria Berbadan Tegap di Lokasi Tewasnya PNS Bapenda Semarang
ยทwaktu baca 2 menit

Kepolisian mengungkap hasil pemeriksaan tiga saksi kunci tewasnya PNS Bapenda Kota Semarang Paulus Iwan Boedi Prasetijo. Pemeriksaan ketiga saksi itu menggunakan lie detector.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar mengatakan, hasil lie detector terhadap saksi AGS tidak ada kebohongan. Sementara, saksi DWK tidak dapat disimpulkan karena saat itu sedang sakit.
Hasil yang sama juga diperoleh dari pemeriksaan saksi kunci dalam kasus ini, yakni Agung Portal. Irwan menyebut, tidak ada kebohongan. Polisi menggunakan keterangan awal Agung Portal ketika diperiksa.
"Sesuai dengan pernyataan pertama," kata Irwan dalam jumpa pers, Senin (17/10).
Ia menjelaskan, dalam pemeriksaan awal, Agung Portal mengaku bersama tiga orang di lokasi kejadian di kawasan Marina Semarang. Termasuk dua orang berbadan tegap itu.
"Menurut Agung Portal, ketika itu ada tiga orang lagi yang dia kenal salah satunya inisial H dan dua orang yang berpostur tegap itu lah keterangan awal yang diberikan ke kami," sebut dia.
Namun, keterangan itu mendadak berubah saat Agung Portal diperiksa oleh Polisi Militer Kodam IV Diponegoro. Kepada mereka, Agung Portal mengaku tidak melihat dan tidak mengenal ketiga orang tersebut.
"Keterangan ini semuanya dibantah oleh saudara Agung Portal ketika yang bersangkutan diperiksa di Pomdam. Kita sudah berulang kali melakukan pemeriksaan, jadi setidaknya tiga kali pemeriksaan secara formil melalui BAP, pernyataannya berubah-ubah," ungkap dia.
Ia pun menduga Agung Portal terlibat dalam kasus ini karena keterangannya yang berubah-ubah. Ia pun terus mendalami keterlibatannya.
"Ini jadi tanda tanya buat kami. Apakah yang bersangkutan hanya mengetahui ada orang di situ, atau kemungkinan juga malah terlibat dalam peristiwa ini," tutup Irwan.
