Salah Satu Terdakwa Jiwasraya Reaktif Corona, Sidang Langsung Ditunda

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengelolaan dana dan penggunaan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Rabu (3/6). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
zoom-in-whitePerbesar
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengelolaan dana dan penggunaan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Rabu (3/6). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Pengadilan Tipikor Jakarta menggelar sidang lanjutan kasus dugaan korupsi kasus Jiwasraya, Rabu (1/6). Namun, sidang yang sedang berlangsung terpaksa ditunda, sebab salah satu terdakwa reaktif corona usai rapid test.

Dalam kasus Jiwasraya, terdapat enam terdakwa. Yakni Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018, Hendrisman Rahim; Direktur Keuangan Jiwasraya periode Januari 2013-2018, Hary Prasetyo; dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya, Syahmirwan.

Lalu, Direktur Utama PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro; Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk, Heru Hidayat; dan Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartomo Tirto.

Terdakwa kasus dugaan korupsi pengelolaan dana dan penggunaan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Rabu (3/6). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Belum diketahui siapa terdakwa yang reaktif corona.

Pengacara terdakwa Heru Hidayat, Soesilo Aribowo, hanya menyebut mendengar informasi tersebut.

"Saya dengar begitu," kata Soesilo saat dikonfirmasi.

embed from external kumparan

Informasi yang dihimpun, setiap persidangan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, terdapat tenaga medis yang bersiaga. Hasil reaktif itu didapat dari hasil tes yang dilakukan.

Terdakwa yang hasilnya reaktif sudah dibawa untuk ditindaklanjuti. Sementara persidangan ditunda hingga tanggal 6 Juli 2020.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona