Sampah Menumpuk di Teluk Jakarta

kumparanNEWSverified-green

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tumpukan sampah di pantai KBN, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (15/12). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tumpukan sampah di pantai KBN, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (15/12). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan

Sampah masih menjadi persoalan bagi warga Jakarta. Bukan hanya di tengah kota, tumpukan sampah juga terjadi di wilayah pinggiran, tepatnya di pantai area Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Di sepanjang bagian Teluk Jakarta itu menumpuk sampah mulai dari plastik, styrofoam, hingga bambu.

Tempat tersebut merupakan area tertutup di antara pergudangan kontainer. Meski begitu sekitar 1 kilometer dari lokasi terdapat perkampungan nelayan Cilincing.

Ditemui di lokasi, Petugas Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Ferdinandus Samosir mengatakan tumpukan sampah sudah terjadi sejak lama. Namun, sampah semakin banyak sejak masuk bulan Desember.

"Ini rutin. Cuma yang paling puncak ini bulan 12 ini, karena angin Barat, jadi sampahnya pada ke daratan," kata Ferdinandus, Minggu (15/12).

Tumpukan sampah di pantai KBN, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (15/12). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan

Menurutnya sampah tersebut tidak hanya berasal dari warga di daratan. Tapi juga dari kapal-kapal yang melintas di lautan.

"Ini sampah dari laut. Kadang-kadang kapal besar buangnya sembrono, kapal-kapal tanker kan enggak ada tempat pengangkutan sampahnya, otomatis sampahnya dibuang ke laut," kata Ferdinandus.

Budaya buang sampah sembarangan ditambah angin Barat membuat sampah menumpuk di pesisir Jakarta. Untuk mengurangi sampah tersebut, Dinas LH Kepulauan Seribu menurunkan 10 orang sejak Jumat (13/12). Mereka memunguti sampah secara manual dan dibawa menggunakan kapal milik Dinas Lingkungan Hidup.

"Sehari bisa 5-6 kubik sekali jalan. Kalau untuk pulang pergi waktunya enggak mencukupi. Jauhnya 40 mil, perjalanan 2 jam setengah," kata Ferdinandus.

Sampah-sampah itu kemudian dibawa ke tempat pembuangan sementara di Kali Adem, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara. Dari sana sampah akan dibawa ke Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

Tumpukan sampah di pantai KBN, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (15/12). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan