Sandi Dorong PNS Pemprov DKI Gunakan Sistem Pembayaran GPN

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menemui wartawan di Balai Kota. (Foto: Moh Fajri/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menemui wartawan di Balai Kota. (Foto: Moh Fajri/kumparan)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyambut baik peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang dipelopori oleh Bank Indonesia. Sandi mendorong agar seluruh PNS di Pemprov DKI menggunakan GPN.

GPN adalah sistem pembayaran non-tunai berupa kartu yang diluncurkan Bank Indonesia (BI) pada Desember. Hampir seluruh bank sudah bekerja sama dengan GPN. BI mengklaim GPN bisa mencegah skimming dan pembobolan rekening. Biaya transaksi dengan GPN pun lebih murah

Sandi menyebut GPN tersebut bisa meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Sandi berharap dengan adanya GPN ini bisa menurunkan biaya transaksi tunai.

Sandiaga Uno Sosialisasi Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (27/7). (Foto: Moh Fajri/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sandiaga Uno Sosialisasi Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (27/7). (Foto: Moh Fajri/kumparan)

“GPN ini adalah terobosan, selama ini kita bayar untuk sistem dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan luar, tapi sekarang ini dipelopori oleh BI dan kita harapkan ini akan menurunkan biaya transaksi (tunai), sekaligus juga menggerakkan ekonomi dan pada ujungnya menciptakan lapangan kerja,” kata Sandi di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat, (27/7).

Sandi menjelaskan nantinya GPN bisa dimanfaatkan untuk program-program Pemprov DKI seperti OK Otrip, OK OCE, termasuk KJP Plus. Warga yang sudah memiliki kartu KJP Plus akan ditukar dengan GPN.

“Saya sampaikan yang memegang KJP Plus itu ada 900 ribu lebih, dan ini akan kita tukar semua kartunya dengan kartu GPN ini. Sekaligus kita juga memverifikasi, untuk lakukan verifikasi dan validasi terus pastikan itu tepat sasaran, orangnya betul. Setelah itu kita akan sosialisasikan secara massif GPN ini,” lanjut Sandi.

Peluncuran bersama kartu berlogo GPN. (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Peluncuran bersama kartu berlogo GPN. (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)

Sandi menginginkan masyarakat di DKI Jakarta menggunakan GPN. Untuk itu, Sandi akan memulainya di lingkungan Pemprov DKI. Sandi menargetkan selama 12 bulan pegawai Pemprov DKI sudah menggunakan GPN.

“Tentunya untuk seluruh masyarakat ini akan memakan waktu, tapi kalau layanan di DKI dengan instruksi yang jelas dan diikuti dengan ketentuan-ketentuannya. Kita ingin ini dilakukan masif dan targetnya antara 6 sampai 12 bulan kita bisa seluruh di lingkungan Pemprov, 70 ribu dapat kartu berlogo GPN ini dan ikut bergabung di sistem pembayaran ini,” tutur Sandi.

Peluncuran bersama kartu berlogo GPN. (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Peluncuran bersama kartu berlogo GPN. (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta Trisno Nugroho menjelaskan dengan memiliki GPN maka transaksi akan lebih efisian, murah, dan data nasabah aman. Trisno mengungkapkan target BI sampai akhir tahun ini sudah ada 30 persen masyarakat yang menggunakan GPN.

“Di BI targetnya sampai akhir tahun ini 30 persen, kita siapkan sama-sama akhir tahun 30 persen dari bank-bank yang punya nasabah memiliki kartu berlogo GPN ini,” terang Trisno.

Lebih lanjut Trisno mengatakan proses penukaran kartu GPN ini sudah bisa dilakukan dan promosinya akan digencarkan oleh pihaknya. Trisno menuturkan dengan memilik kartu GPN bisa mendapatkan fasilitas lain termasuk kemudahan bertransportasi.

“Kalau kita punya kartu ini kita bisa menggunakan di kereta api, TransJakarta, OK Otrip, tol juga bisa, bayar di mana juga bisa, lebih efisien kan. Saya kira ini terobosan dari Pak Sandi sudah puluhan tahun di Indonesia disiapkan tapi baru tahun ini di-launching, kita bangga menjadi bangsa Indonesia menggunakan GPN,” tutup Trisno.