Sandi Lapor Jokowi Begitu Jadi Kader PPP, Jokowi Sebut Potensi PPP Bagus Banget
·waktu baca 2 menit

Menparekraf Sandiaga Uno mengaku sudah melapor kepada Presiden Jokowi terkait keputusannya menjadi masuk PPP usai hengkang dari Gerindra. Hal itu terjadi saat Sandi menemani Jokowi membuka Pekan Raya Jakarta (PRJ), Rabu malam (14/6), hanya beberapa jam sejak ia resmi bergabung dengan PPP.
Sandi menuturkan, saat itu Jokowi menyambut baik keputusannya bergabung dengan PPP. Apalagi, kata Sandi, ia sudah melakukan penjajakan selama tujuh bulan terakhir.
"Saya sempat sampaikan ke Pak Presiden bahwa sudah menjadi kader (PPP) di Jakarta Fair. Saya sampaikan setelah 2 bulan, dan total 7 bulan berinteraksi, potensi PPP ini bagus, Pak Presiden menyampaikan bukan bagus tapi bagus banget," kata Sandi di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (17/6).
Karena itu, Sandi menuturkan, usai jadi kader PPP, ia akan berupaya mewujudkan harapan rakyat. Khususnya membenahi ekonomi masyarakat.
"Jadi ini sekarang ada di pundak kita untuk mewujudkan harapan masyarakat membenahi ekonomi kita dan saya sampaikan kita tadi kita harus kerja keras, kerja tuntas, dan kerja ikhlas," tuturnya.
Terkait modal politik untuk menghadapi pemilu 2024 di PPP, ia mengaku siap jika itu dibutuhkan. Namun, ia berharap dengan menggunakan media sosial, anggaran pemilu menjadi lebih efisien.
"Tentunya perjuangan itu membutuhkan upaya dan pengorbanan yang besar saya siap, dan dengan digitalisasi dengan pengaturan jauh lebih efisien serta efektif dan pola kampanye lebih singkat saya yakin PPP punya peluang sangat besar," ucap Sandi.
Meski begitu, ia menjelaskan, alasan utamanya bergabung ke PPP sebagai niat untuk beribadah. Selain itu, Sandi mengungkapkan, ia akan terus istikamah menjalankan politik yang bisa membawa berkah bagi masyarakat.
"PPP ini yang pertama adalah diniatkan ibadah. Karena ibadah maka jangan pernah berhitung sama Allah SWT. Semua itu jangan dihitung. Semua itu kita berikan sebagai pengorbanan karena ini jatuhnya adalah ibadah," kata Sandi.
