Sandi Pede Jadi Cawapres Ganjar: Saya Lagi Mikir Keras Gimana kalau Terpilih

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sandiaga Uno dan Ganjar Pranowo bertemu di podcast Kaesang Pangarep. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Sandiaga Uno dan Ganjar Pranowo bertemu di podcast Kaesang Pangarep. Foto: Dok. Istimewa

Muncul isu PPP akan meninggalkan koalisi bersama PDIP dan melobi untuk membangun koalisi dengan partai lain. Apalagi, Plt Ketum PPP Mardiono di Upacara HUT ke-78 RI duduk dekat dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Terkait itu, Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno menyatakan partainya tetap istikamah.

"Tadi barusan kita WA-an sama Pak Mardiono karena Beliau deket-deketan Pak Prabowo. Saya tanya perintah, kita istikamah dengan kerja sama politik yang kita jalin," kata Sandiaga di Istana Merdeka, Kamis (17/8).

Saat ditanya apakah ada rencana selanjutnya jika tak terpilih menjadi cawapres Ganjar Pranowo, Sandiaga hanya menjawab diplomatis. Ia mengaku tetap fokus dengan rencana partainya memenangkan Pemilu Serentak 2024.

"Saya istikamah, saya hanya satu plan saja untuk sebagai Ketua Bappilu Nasional untuk memenangkan pilpres, pileg, dan pilkada," ungkapnya.

Bahkan, Sandiaga mengaku pede bisa terpilih menjadi cawapres Ganjar. Menurutnya, menjadi cawapres Ganjar adalah tugas yang berat.

Saya justru lagi berpikir keras bagaimana kalau terpilih. Tugasnya sangat berat jadi saya juga mengajak teman-teman untuk kita [jaga] tensi dari saling pernyataan.

--Sandiaga Uno.

Sandiaga kembali menegaskan posisi duduk Mardiono dengan Prabowo dan Cak Imin hanya kebetulan, dan tak berhubungan dengan isu PPP ingin melobi parpol lain untuk berkoalisi.

"Saya rasa itu kebetulan saja. Tapi tentunya jadi menarik karena politik kita menjadi dinamis dan saling menghormati," pungkasnya.