Sandi Puji Polsek Tanah Abang Bisa Ungkap Kasusnya 4 Tahun Lalu

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Cawagub DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Istri (Foto: ANTARA FOTO/Aprilio Akbar)
zoom-in-whitePerbesar
Cawagub DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Istri (Foto: ANTARA FOTO/Aprilio Akbar)

Calon Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno dipanggil ke Polsek Tanah Abang untuk menjadi saksi terkait kasus pencemaran nama baik. Namun, agenda tersebut ditunda karena berbentrokan dengan jadwal kampanye yang sudah disetujui oleh KPU.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada teman-teman di Polsek Tanah Abang karena dengan teliti sekali mereka bisa menemukan kasus 4 tahun yang lalu," ujar Sandi usai salat Jumat di Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Jumat (10/3).

"Dan kalau misalnya Polri ini bisa seteliti Polsek Tanah Abang, saya yakin hukum kita akan semakin baik ke depan," imbuhnya.

Sandi menyampaikan apresiasi ini karena bahkan tim hukumnya tidak mampu menemukan kasus tersebut. Ia juga memastikan akan bekerja sama dan mengikuti prosesnya dengan pihak kepolisian.

"Tim hukum saya (akan) menjadwalkan ulang pemberian keterangan informasi ini. Supaya sesuai dengan jadwal yang sudah disusun dan dilakukan sesegera mungkin," imbuh Sandi.

Sandi belum bisa memastikan kasus itu terkait apa karena terjadi 4 tahu lalu. Namun seingatnya adalah terkait perseteruan yang sempat mencuat di komunitas pelari.

"Saya juga baca dari pers, kalau tidak salah itu berkaitan dengan komunitas pelari yang sempat saya pimpin di awal 2012-2013 dan menyangkut perseteruan antar anggota komunitas tersebut," ujar politisi Gerindra itu.

Sandi sudah meminta kepada tim hukumnya untuk menawarkan opsi memberikan keterangan secara tertulis agar tidak terlalu mengganggu masa kampanye. Ia juga akan menjelaskan kasus ini dalam pertemuan rutin dengan Pimpinan Gerindra Prabowo Subianto.

"Mungkin agak malam baru saya mempunyai keterangan penuh, ini harus saya siapkan selama beberapa hari ke depan," tutupnya.