Sandi soal Prostitusi di Kalibata City: Perbanyak CCTV dan Sosialisasi

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sandiaga Uno di Balai Kota (Foto: Moh Fajri/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sandiaga Uno di Balai Kota (Foto: Moh Fajri/kumparan)

Polisi menggerebek Apartemen Kalibata City, Kalibata, Jakarta Selatan, pada Jumat (16/3), karena diduga marak praktik prostitusi. Sebanyak empat orang pelaku akhirnya ditangkap dari penggerebekan tersebut.

Merespons hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, akan berkomunikasi dengan pihak pengelola Kalibata City. Menurutnya, Pemprov DKI perlu sosialisasi agar kejadian yang sama tak terulang lagi.

"Kita akan bicara sama pengelolanya dan kalau perlu ditambah aparat. Perlu diberikan sosialisasi yang lebih," kata Sandi di Putri Duyung Cottage, Jakarta Utara, Selasa (3/4).

Sandi mengatakan, untuk memantau aktivitas prostitusi, narkoba, dan judi, ia meminta agar CCTV ditambah di beberapa titik di apartemen tersebut. Hal itu bertujuan untuk memastikan agar tidak ada penyalahgunaan apartemen itu sebagai tempat tinggal.

"Ditambah CCTV, dipastikan juga tidak ada penyalahgunaan. Kita akan koordinasi (dengan pengelola Kalibata City)," ujarnya.

Rilis kasus Prostitusi di Apartemen Kalibata (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Rilis kasus Prostitusi di Apartemen Kalibata (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)

Praktik prostitusi, narkoba, dan judi, kata Sandi, merupakan hal yang melanggar norma dan melanggar hukum. Sehingga harus ditindak dengan tegas. "Itu jelas, praktik-praktik prostitusi itu melanggar norma. Kita akan bekerja sama dengan aparat yang penting itu melanggar hukum dan kita harus tegas," kata dia.

Sandi menambahkan, warga yang tinggal di Kalibata City perlu untuk saling menjaga satu sama lain. Menurutnya, hal tersebut dapat menangkal praktik pelanggaran norma.

"Bahwa di dalam permukiman yang mestinya warga harus saling menjaga. Itu harus kita pastikan tidak ada praktik-praktik prostitusi," ungkapnya

Sandi mengatakan, ia belum mengetahui apakah Pemprov DKI akan melakukan razia di Kalibata City dan di tempat-tempat lain. Menurutnya, ia akan mengkoordinasikan hal ini dengan SKPD terkait.

"Nanti kita akan koordinasi, tapi kalau razia dikasih tahu bukan razia namanya," tutupnya.