Sandiaga Uno Akui Belum Dapat Surat Tugas untuk Maju Pilkada Jakarta

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menparekraf Sandiaga Uno hadir di pernikahan putri Presiden PKS, Ahmad Syaikhu di Balai Komando Jakarta Timur, Minggu (9/6/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menparekraf Sandiaga Uno hadir di pernikahan putri Presiden PKS, Ahmad Syaikhu di Balai Komando Jakarta Timur, Minggu (9/6/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan

Politikus PPP Sandiaga Uno mengaku belum mendapatkan tugas dari partai untuk maju dalam Pilkada Jakarta 2024. Nama Sandi sempat masuk dalam bursa calon gubernur Jakarta di Pilkada 2024.

“Belum ada. Per hari ini belum ada,” katanya Sandiaga saat ditemui di kompleks parlemen usai rapat bersama Komisi X DPR RI, Kamis (13/6).

Dengan begitu, Sandi mengatakan ia memilih untuk fokus menjalankan tugasnya di kementerian sampai tuntas.

“Jadi per hari ini belum ada tugas. Jadi saya akan fokus di tugas kementerian, terutama untuk membawa tongkat estafet ini ke menteri yang baru nanti,” katanya.

Ketua Umum DPP PAN Zita Anjani lari pagi bersama Mantan Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno di Jakarta, Rabu (5/6/2024). Foto: Dok. Istimewa

Sebelumnya, nama Sandi sempat masuk dalam bursa nama calon gubernur Pilkada 2024 Jakarta. Sandi juga sempat membagikan moment jalan pagi bersama bakal calon gubernur Jakarta usungan PAN, Zita Anjani. Peluang pasangan Zita-Sandi ini pun sempat menyeruak.

Di sisi lain, mantan pasangannya dalam Pilkada Jakarta 2017 lalu, Anies Baswedan, sedang menyiapkan diri untuk kembali mengikuti kontestasi Pilkada Jakarta usai kalah di Pilpres 2024. Anies sudah mendapatkan deklarasi dukungan dari PKB Jakarta.

Saat ditanya apakah peluang reuni Anies-Sandi di Pilkada 2024 ini, Sandi pun menolak secara halus.

“Belum ada arahan dari pimpinan PPP, jadi saya sebagai prajurit siap ditugaskan ke mana saja,” kata Sandi.

“Secara pribadi karena sudah ada di kementerian dan tugas-tugasnya sangat menumpuk, ya kalau belum ada penugasan khusus ya tentu saja di kementerian,” pungkasnya.