Sapi di Probolinggo Mati Terpapar PMK, BPBD Semprot Disinfektan di Pasar Hewan

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
com-Ilustrasi sapi sebagai hewan kurban. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi sapi sebagai hewan kurban. Foto: Shutterstock

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan Jrebeng, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Selasa (24/5).

Hal itu dilakukan setelah satu ekor sapi yang terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) mati. Selain itu, di Kota Probolinggo ditemukan 76 kasus baru PMK.

Selain di Pasar Hewan Jebreng, penyemprotan juga dilakukan di Pasar Hewan Maron dan Pasar Hewan Banyuanyar.

Gerak cepat dari BPBD Jatim itu diapresiasi oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo.

BPBD Jatim menyemprotkan desinfektan PMK di pasar hewanKota Probolinggo, Selasa (24/5/2022). Foto: BPBD Jatim

Selain melakukan penyemprotan, Sugito mengatakan, pihaknya bersama Dinas Peternakan juga kerap memeriksa kandang-kandang hewan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan ternak.

Jika ada yang ditemukan terpapar PMK maka akan langsung ditangani oleh dokter hewan yang ikut dalam pengawasan.

"Kami bersama dokter hewan Dinas Peternakan langsung melakukan upaya antisipasi dan pengobatan ke sapi yang terpapar PMK. Kami terus melakukan hunting ke kandang-kandang hewan ternak milik warga dan ke pasar hewan," ujar Sugito dalam keterangannya.

Tindakan pencegahan yang dilakukan BPBD Jatim maupun BPBD Kota Probolinggo mendapat apresiasi dari pedagang. Salah satunya disampaikan oleh Bambang (45).

"Ini membuat hewan sehat dan pasar hewannya juga steril," kata Bambang.

BPBD Jatim menyemprotkan desinfektan PMK di pasar hewanKota Probolinggo, Selasa (24/5/2022). Foto: BPBD Jatim

Berdasarkan data Posko Terpadu Penanganan PMK Hewan Ternak Pemprov Jatim per 24 Mei 2022, sebanyak 8.794 sapi terjangkit PMK. Dari jumlah itu, 1.482 sapi telah dinyatakan sembuh dari PMK.

Sedangkan untuk sebaran kasus PMK di Jatim, 5 wilayah yang tercatat memiliki jumlah kasus PMK aktif yaitu Lumajang dengan 1.595 kasus, Gresik 1.531 kasus, Mojokerto 1.175 kasus, Probolinggo 972 kasus dan Sidoarjo 862 kasus.