SAR Perluas Area hingga 3 Ribu Mil Laut untuk Cari 5 Wartawan-Kru Kapal Hilang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Operasi SAR gabungan memasuki hari keempat untuk mencari rombongan wartawan yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9). Foto: Dok. Basarnas Banten
zoom-in-whitePerbesar
Operasi SAR gabungan memasuki hari keempat untuk mencari rombongan wartawan yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9). Foto: Dok. Basarnas Banten

Operasi SAR memasuki hari keempat untuk mencari lima wartawan dan tiga kru kapal yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat (11/9). Tim SAR memperluas area pencarian hingga sekitar 3.243,7 nautical mile persegi atau sekitar 3 ribu mil laut.

Area pencarian dibagi menjadi empat sektor utama dan satu sektor khusus. Pencarian dilakukan dengan mengerahkan sejumlah kapal dan sarana SAR untuk menyisir wilayah perairan yang lebih luas di sekitar Selat Sunda.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan perluasan area pencarian dilakukan berdasarkan evaluasi operasi sebelumnya dan perkembangan situasi di lapangan.

“Memasuki hari keempat, kami memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, termasuk sektor khusus di sekitar lokasi yang menjadi perhatian. Seluruh unsur dan sarana yang tersedia kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian,” ujar Al Amrad.

Operasi SAR gabungan memasuki hari keempat untuk mencari rombongan wartawan yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9). Foto: Dok. Basarnas Banten

Sejumlah kapal yang dikerahkan antara lain KN SAR Tetuka 247, KN SAR Basudewa, KRI Leuser, KRI Karambit, KRI Lepu, KP Sanjaya, KP Hayabusa, KAL Anyer, KAL Pahawang, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RBB Pulau Peucang, hingga TB Gunung Santri. Operasi juga diperkuat dengan dua unit drone thermal serta sarana darat dan pendukung lainnya.

Operasi tersebut melibatkan unsur Basarnas, TNI AL, Polri, BPBD, potensi SAR, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, psikologi, Tagana, Baznas, Rumah Zakat, serta masyarakat dan relawan.

Adapun kondisi cuaca di wilayah operasi diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan 10-20 knot, sedangkan tinggi gelombang berkisar 0,5-2,5 meter.

Al Amrad menuturkan, kondisi tersebut terus dipantau selama proses pencarian.

Operasi SAR gabungan memasuki hari keempat untuk mencari rombongan wartawan yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9). Foto: Dok. Basarnas Banten

“Kami tetap mempertimbangkan faktor keselamatan dalam setiap pergerakan tim. Kondisi cuaca dan gelombang terus kami monitor, sementara pencarian dilakukan secara terkoordinasi dan maksimal di seluruh sektor yang telah ditentukan,” jelasnya.

Dia pun berharap perluasan area dan penambahan kekuatan unsur pencarian dapat memberikan titik terang.

“Kami berharap perluasan area dan penambahan kekuatan unsur pencarian ini dapat memberikan titik terang. Operasi masih terus berlangsung dan setiap perkembangan di lapangan akan kami evaluasi untuk menentukan langkah pencarian berikutnya,” terang dia.

Hingga Operasi SAR hari keempat, delapan orang tersebut masih dalam pencarian. Mereka terdiri dari Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), ABK; Heriyanto (49), guide; M. Bagus Khoirunnas (28), jurnalis Antara; Ari Basuki (52), jurnalis Merdeka; Yudhis, jurnalis iNews; Daus (42), jurnalis Anadolu; dan Donal, jurnalis freelance.