Saran Eep ke Jokowi Agar Demokrasi Bersih: Doakanlah Prabowo-Gibran Kalah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
Presiden Joko Widodo salurkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah ke masyarakat di Gudang Bulog Purwomartani, Kabupaten Sleman, Senin (29/1/2024). Foto: Humas Pemkab Sleman
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo salurkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah ke masyarakat di Gudang Bulog Purwomartani, Kabupaten Sleman, Senin (29/1/2024). Foto: Humas Pemkab Sleman

Keterlibatan Presiden Jokowi di Pilpres 2024 dinilai sudah kebablasan. Setelah menyatakan presiden boleh berpihak dan berkampanye di Pilpres, Jokowi makin intens bertemu dengan politikus partai politik pendukung Prabowo-Gibran.

Founder dan CEO PolMark Indonesia, Eep Saefulloh Fatah, menyampaikan, dengan kondisi demokrasi yang sudah mengkhawatirkan seperti sekarang, Jokowi masih bisa berperan untuk memperbaiki semuanya,

Paslon 02 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka hadiri konsolidasi relawan muda 'Suara Muda Indonesia untuk Prabowo-Gibran di JCC, Jakarta, Sabtu (27/1/2024). Foto: Dok. Istimewa

"Jadi Pak Jokowi kalau mau berdoa dengan layak, doakanlah Pak Prabowo dan Gibran kalah. Karena dengan itu Pak Jokowi akan memberikan jasa besar bagi pembersihan Pilpres 2024," kata Eep dalam talkshow Info A1 kumparan, dikutip Minggu (4/2).

"Enggak ada yang enggak mungkin, doa kan enggak kedengaran," kata dia sambil tersenyum.

Direktur lembaga survei Polmark Indonesia, Eep Saefulloh Fatah di program Info A1 kumparan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Eep juga punya pandangan tersendiri dengan sikap Jokowi saat ini. Dengan sedikit sarkas, dia menilai, tetap harus berterima kasih dengan Jokowi.

"Pada akhirnya kita harus berterima kasih pada Jokowi, tokoh yang menyatukan oposisi sekarang kan Jokowi kan," ujar dia.

"Dan memotong oligarki dari 01, 03 itu Jokowi. Mau bawa dana takut sama presiden, konon begitu. Akhirnya 01 gak dapat oligarki 03 enggak dapet oligarki," jelas dia.

"Bayangin kalau 01, 03, menang, kemenangannya paling bersih barangkali daripada Pilpres sebelumnya. Karena dipotong-potong itu kan, berkat jasa Jokowi," ucap dia.

video youtube embed