Sastrawan Teguh Esha Meninggal Akibat COVID-19

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Teguh Esha. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Teguh Esha. Foto: Dok. Istimewa

Sastrawan Teguh Esha meninggal dunia pada Senin (17/5). Ia meninggal dalam usia 74 tahun setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Dr Suyoto, Bintaro.

Menurut sang istri, Ratnaningdiah Indrawati Santoso Brotodihardjo, Teguh Esha meninggal akibat COVID-19.

"Iya (meninggal karena COVID-19)," kata Ratna saat dikonfirmasi.

Ratna menambahkan jenazah suaminya saat ini tengah dimakamkan di TPU Tanah Kusir menggunakan protokol kesehatan.

"Saat ini sedang dimakamkan di Tanah Kusir," ucap Ratna.

Lebih lanjut, Ratna menyampaikan permohonan maaf apabila semasa hidup ada kesalahan yang dilakukan oleh mendiang suaminya. Ia juga meminta kerabat sementara tidak mendatangi lokasi pemakaman. dan rumah duka.

"Mohon maaf atas kesalahan-kesalahan dan kekhilafan almarhum. Tolong tak usah ke makam dan ke rumah kami. Rawan Covid. Terima kasih," tutup Ratna.

Teguh Esha. Foto: Dok. Istimewa

Sementara Humas Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), Evry Joe, mengatakan Teguh Esha merupakan sosok penulis yang besar. Karyanya yakni Ali Topan Anak Jalanan merupakan salah satu karya terbaik di Indonesia.

"Kita merasa kehilangan sosok penulis besar ya, penulis sebuah cerita legenda yaitu Ali Topan Anak Jalanan dan film ini terus dikenal menjadi sebuah cerita atau film layar lebar dan serial sinetron pernah dibikin karena film ini cukup melegenda di negeri kita," kata Evry.

Evry berharap pihak keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi ujian ini. Ia juga berharap ke depan lahir sosok Teguh Esha yang baru.

"Selamat jalan Bang Teguh semoga surga Firdaus menanti Anda dan karya Anda menjadi ladang amal untuk dikenang selamanya oleh masyarakat pecinta film Indonesia maupun keluarga besar dari almarhum. Bang Teguh selamat jalan," tutur Evry.

Sebelumnya, Teguh Esha meninggal dunia pagi ini sekitar pukul 07.23 WIB di RS Dr Suyoto, Bintaro.

Teguh Esha atau Teguh Slamet Hidayat Adrai lahir di Banyuwangi, Jawa Timur pada 8 Mei 1947. Teguh merupakan penulis novel Ali Topan Anak Jalanan.

Selain itu bersama Djoko dan Kadjat, Teguh Esha menerbitkan majalah Sonata dan menjabat sebagai wakil pemimpin redaksi pada 1971-1973. Teguh juga menerbitkan majalah Le Laki dan menjabat sebagai pemimpin redaksi pada 1974-1977.