Satgas PRR Sudah Transfer Rp 10,65 T ke Daerah Terdampak Bencana

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Juru Bicara Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Amran saat memberikan paparan mengenai update penanganan bencana Sumatera di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Juru Bicara Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Amran saat memberikan paparan mengenai update penanganan bencana Sumatera di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mengungkapkan telah memberikan dana sebesar Rp 10,65 triliun ke daerah-daerah terdampak bencana Sumatera. Dana tersebut diberikan secara berangsur dan tuntas pada Senin (4/5) lalu.

"Melihat dari perkembangan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi, pemerintah sudah menunjukkan kepedulian yang sangat besar terhadap daerah terkena bencana alam di Sumatera, yaitu di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dengan kita bisa melihat bahwa telah ada transfer ke daerah sebesar Rp 10,65 triliun yang sudah diterima semua oleh daerah dan secara bertahap dan tuntas pada 4 Mei 2016 kemarin," kata Juru Bicara Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Amran, dalam konferensi pers di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (6/5).

Dengan tuntasnya pemberian dana tersebut, Amran mengatakan proses rehabilitasi dan rekonstruksi bisa dilakukan secara maksimal.

"Artinya pemerintah daerah sudah menerima semua anggaran dan hal-hal untuk mendukung kegiatan penanggulangan terkait dengan rehabilitasi dan rekonstruksi sudah bisa terlaksana secara maksimal di daerah," tuturnya.

Selain itu, terdapat dana lain yang digelontorkan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah, yaitu dana untuk pemulihan sawah terdampak. Jumlahnya lebih dari Rp 877 miliar.

“Maka tentunya kalau berdasarkan data 94.742 hektare (sawah) itu yang terdampak, dan ini sudah diberikan bantuan juga transfer ke daerah di tiga provinsi ya sebesar Rp 877.126.124.000. Ini data yang kami dapatkan dari Kementan (Kementerian Pertanian),” ungkap Amran.

Satgas PRR Pascabencana Sumatera terus mempercepat pembangunan hunian tetap dan hunian sementara untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Foto: Dok. Istimewa

Selain pemberian dana kepada Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat juga telah menyalurkan dana tunggu hunian (DTH) secara keseluruhan kepada para korban yang terdampak bencana. Dana DTH sebesar Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan tiap keluarga yang tidak memilih untuk tinggal di hunian sementara (huntara).

“Kemudian kita bisa lihat beberapa data bahwa untuk anggaran terkait dengan Dana Tunggu Hunian (DTH) itu sudah 100 persen semua diterima oleh daerah di tiga provinsi ya,” ucap Amran.

Amran juga menyatakan bahwa pemerintah telah menyalurkan Rp 1,3 triliun untuk memperbaiki fasilitas pendidikan yang terdampak bencana.

“Kemudian total bantuan yang sudah diturunkan di tahap satu ini sebesar Rp 1,3 triliun. Ini data dari Kemendikdasmen. Kalau rincian secara detailnya sangat banyak ya, tapi secara keseluruhan bantuan yang diturunkan untuk pembangunan fasilitas pendidikan terdampak itu sebesar Rp 1,3 triliun untuk tahap satu,” ujar Amran.