Satgas Usul ke Jokowi: Aceh dan Bali Jadi Wilayah Prioritas Penanganan Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wisatawan wancanegara berjalan di dekat baliho sosialisasi penggunaan masker di kawasan Legian, Badung. Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Wisatawan wancanegara berjalan di dekat baliho sosialisasi penggunaan masker di kawasan Legian, Badung. Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

Pemerintah terus berupaya menekan penyebaran kasus virus corona di Indonesia yang akhir-akhir ini masih menunjukkan peningkatan. Sesuai arahan Presiden Jokowi, 10 provinsi kini menjadi prioritas untuk penanganan COVID-19.

Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo mengusulkan ke Jokowi, ada tambahan dua provinsi untuk jadi prioritas.

"Kami laporkan terkait masalah arahan Bapak Presiden untuk adanya intervensi berbasis lokal kaitannya yang berhubungan upaya perilaku," kata Doni Monardo seusai ratas bersama Presiden Jokowi, Senin (28/9)

"Kami kerja sama dengan seluruh komponen, relawan akademisi, khususnya di delapan provinsi prioritas. Kami usulkan tambahan dua provinsi yaitu Bali dan Aceh. Sehingga total 10 provinsi," sambung Doni.

Kepala BNPB Doni Monardo di Sumatera Utara. Foto: BNPB

Delapan provinsi sebelumnya yaitu Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Seluruh provinsi prioritas ini diminta untuk menekan penyebaran dan kematian, serta meningkatkan kesembuhan pasien corona.

Doni menjelaskan, untuk provinsi prioritas, Satgas telah melakukan langkah-langkah dengan program sosialisasi dan kampanye untuk perubahan perilaku.

"Presiden tekankan transportasi publik untuk memasang protokol kesehatan di kendaraan, truk, angkutan umum, bus, taksi, dan lain-lain. Dan tadi Pak Kapolri menjelaskan ada kerja sama Mabes Polri dan organisasi angkutan untuk memasang protokol kesehatan di seluruh transportasi umum," papar Kepala BNPB itu.

embed from external kumparan

Ia juga berbicara mengenai menangkal berita hoaks terkait COVID-19, yang juga jadi isu penting saat ini. Doni mengatakan, Satgas COVID-19 telah bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk informasi valid mengenai COVID-19.

"Satgas bersama PWI melakukan kerja sama untuk pelibatan 5.800 wartawan dari seluruh provinsi. Tugasnya untuk melakukan program perubahan perilaku dan menangkal berita-berita enggak bener karena banyak informasi yang diterima enggak valid tapi beredar," jelas Doni.

=====

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona