Satpol PP DKI: Miniso-Uniqlo Harus Tambah Layanan Online, Masih Ada Kerumunan

kumparanNEWSverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Uniqlo. Foto: REUTERS/Petar Kujundzic
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Uniqlo. Foto: REUTERS/Petar Kujundzic

Aktivitas selama PSBB transisi di DKI terus diawasi untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Termasuk tiap toko di dalam mal di Jakarta.

Dalam rapat evaluasi PSBB transisi, kepadatan di toko yang ada di mal jadi perhatian. Kepala Satpol PP DKI mengatakan, pada umumnya pengunjung mal di Jakarta memang tidak terlalu padat. Hanya saja, kerumunan ditemukan di beberapa toko.

Arifin, Kasatpol PP DKI Jakarta. Foto: Nesia Qurrota A'yuni/kumparan

"Mal kami lihat sesungguhnya jumlah pengunjungnya tidak banyak, Pak. Cuma ini yang berkaitan dengan ketentuan QR code," ujar Arifin dalam rapim evaluasi masa transisi PSBB yang baru diupload di Youtube Pemprov DKI, Senin (20/7).

"QR code hanya lewat pintu utama sementara lewat basement enggak ada QR code, dan saya yakin yang banyak masuk ke mal pakai kendaraan," tambah dia.

Rapat dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wagub DKI Jakarta Riza Patria, dan para pimpinan SKPD.

Tulisan 'Welcome Back' di Senayan City, Jakarta. Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS

Arifin menjelaskan, mal di Jakarta sebagian besar memang tak ramai. Tapi, kepadatan tetap terjadi di sejumlah toko yang ada di dalam mal.

"Jadi beberapa tempat-tempat yang tadi saya sampaikan memang masih banyak peminatnya, pengunjungnya. Sehingga terlihat kerumunan sebagai contoh di Uniqlo dan Miniso," kata dia.

Arifin meminta kedua toko itu meningkatkan layanan belanja online. Sehingga mengurangi kerumunan di toko itu.

"Mungkin kalau bisa adanya mereka optimalkan di online untuk mengurangi kegiatan belanja langsung," lanjutnya.

embed from external kumparan

Tak hanya itu, dia juga menyampaikan, perlu adanya petugas tambahan di mal pada akhir pekan. Sebab lonjakan pengunjung terjadi di akhir pekan.

"Kemudian perlu peningkatan petugas pengawasan mal pada akhir pekan karena ramai memang di akhir pekan," tuturnya.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)