Satu Orang Tewas dalam Penembakan Mobil oleh Polisi di Sumsel

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Mobil kena tembakan polisi. (Foto: Pixabay/blickpixel)
zoom-in-whitePerbesar
Mobil kena tembakan polisi. (Foto: Pixabay/blickpixel)

Polisi menembak sebuah mobil Honda City berpelat nomor BG 1488 ON yang ditumpangi satu keluarga di Jalan HM Soeharto, Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II, Kota Lubuklinggau, pada Selasa (19/4) siang. Seorang penumpang tewas akibat penembakan itu.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan polisi menembak mobil itu karena menerobos razia kendaraan bermotor yang digelar Polres Lubuk Linggau di Jalan Lingkar Selatan.

"Info awal pada saat ada razia, kendaraan tersebut disetop tidak berhenti, bahkan hampir menabrak tiga polisi, terus dikejar, dan hampir menabrak masyarakat, lalu diberikan tembakan peringatan," ujar Agung dilansir Antara, Rabu (19/4).

"Saya turut berduka cita," imbuh Agung menyampaikan bela sungkawa.

Tim penyidik Polda Sumatera Selatan, kata Agung, masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. Ia mengatakan pihaknya tidak akan segan menindak anggotanya bila terbukti bersalah.

"Sekarang tim dari polda sedang turun menyelidiki di TKP. Prinsipnya saya akan tindak tegas anggota yang bersalah," tegas Agung.

Agung mengatakan sesuai prosedur standar operasi, petugas boleh melayangkan tembakan ke udara untuk menghadapi pengemudi kendaraan yang menolak berhenti saat dirazia.

"Tentu SOP-nya dimulai dengan setop menggunakan tangan. Apabila membahayakan petugas seperti akan menabrak petugas, didahului dengan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali," katanya.

Kendaraan nahas tersebut ditumpangi enam orang yaitu Diki (30) yang mengemudikan kendaraan, Surini (54), Dewi (35), Indra (33), Novianti dan seorang balita berinsial G.