Satu Pendaki yang Jatuh di Gunung Lompobattang, Makassar, Berhasil Dievakuasi

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim SAR gabungan mengevakuasi enam pendaki Group Ultra Light Makassar yang melakukan pendakian di Gunung Lompobattang  Foto: Tim SAR
zoom-in-whitePerbesar
Tim SAR gabungan mengevakuasi enam pendaki Group Ultra Light Makassar yang melakukan pendakian di Gunung Lompobattang Foto: Tim SAR

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 6 pendaki Group Ultra Light Makassar yang melakukan pendakian di Gunung Lompobattang. Para pendaki ini dievakuasi karena salah satu dari mereka terjatuh di patahan jurang.

Keenam pendaki itu adalah Aco (28), Samsir (29), Muhammad Iqbal (23), Faisal Basri (25), Andre Kalangi (23) dan pendaki yang jatuh, Fahrul (36).

Kepala Kantor Basarnas Makassar Djunaidi mengatakan, keenam orang itu melakukan pendakian di Gunung Lompobattang pada Rabu (10/3) lalu. Namun di tengah perjalanan, tepatnya pada Jumat (12/3) malam, Fahrul terjatuh di patahan jurang Pasar Sanjaya.

Tim SAR gabungan mengevakuasi enam pendaki Group Ultra Light Makassar yang melakukan pendakian di Gunung Lompobattang Foto: Tim SAR

"1 dari 6 pendaki mengalami kecelakaan, terjatuh di jurang dan mengalami cedera alat gerak atas dan bawah," kata Djunaidi kepada kumparan, Rabu (17/3) malam.

Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Namun dalam proses evakuasi, tim mengalami berbagai kendala seperti medan curam dan titik jatuhnya jauh dari kaki gunung.

"Kondisi di gunung saat itu hujan deras dan lokasi terjatuhnya korban di bawah Pos 11, sangat jauh. Sabtu pagi kami langsung ke lokasi dan korban baru bisa dievakuasi pada Minggu siang," tuturnya.

Tim SAR gabungan mengevakuasi enam pendaki Group Ultra Light Makassar yang melakukan pendakian di Gunung Lompobattang Foto: Tim SAR

Setelah berhasil menemukan korban yang jatuh di jurang, petugas langsung bergerak kembali ke kaki gunung. Petugas pun berhati-hati mengevakuasi korban.

"SAR bersama korban baru tiba di posko utama itu sekitar pukul 05.40 WITA, Selasa (16/3) kemarin. Jadi saat evakuasi pulang, tim sempat bermalam di perjalanan," ujarnya.

Setelah korban tiba di posko utama yang berada di kaki gunung, dia langsung dilarikan ke Puskesmas untuk diberikan pertolongan medis. Kelima pendaki yang menemani korban selama di patahan jurang pasar juga sampai dengan selamat.

"Kami ucapkan banyak terima kasih kepada rescuer dan potensi SAR yang terlibat. Kami akui semangat mereka luar biasa," pungkasnya.