Saudara soal Pekerjaan Keluarga yang Tewas di Kalideres: Jual Kue, dan Kantoran
ยทwaktu baca 2 menit

Kepolisian masih mendalami penyebab tewasnya satu keluarga di sebuah rumah tepatnya di Perumahan Citra Garden Extension 1, Kalideres, Jakarta Barat. Terbaru, adik dari keluarga yang tewas itu bicara soal pekerjaan saudaranya tersebut.
"(Kakak) kerjanya dulu jual kue," kata adik dari korban Margarethadi, Ris Astuti, Polsek Kalideres, Sabtu (12/11).
Ris menyebut suami dari kakaknya, Rudyanto Gunawan pernah bekerja sebagai pekerja kantoran. Namun, dia mengaku tak tahu pasti pekerjaannya, usia lepas kontak sejak 5 tahun lalu.
"Tapi yang bapaknya di kantor. kantoran, kerja kantoran. Tapi dulu, belakangan kita nggak tau ya karena lepas kontak," uarnya.
Dalam kesempatan yang sama, suami Ris, Handoyo mengaku tak tau pekerjaan terhadap Dian dan Budyanto Gunawan.
"Kalau anaknya saya enggak tahu kerja apa," ucap Handoyo.
Meski begitu, dia memastikan kondisi ekonomi keluarga itu dalam keadaan yang berkecukupan.
Kaget Dengar Kabar Saudaranya Tewas
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga satu keluarga itu tewas akibat tak mengonsumsi makanan selama tiga minggu. Hal ini pun membuat Handoyo terkejut.
"Kita justru kaget ya kalau memang dia tidak mampu kenapa dia tidak menghubungi saudara atau mungkin minta tolong tetangga, tapi tidak ada sama sekali," ungkap dia.
Dia pun tak menyangka, masalah makanan bisa membuat keluarga saudaranya sendiri harus meninggal dunia.
"Sehingga kita juga kaget baru tahu kalau sampai begitu parahnya," tutupnya.
Sebelumnya, satu keluarga itu ditemukan tewas pada Kamis (10/11) malam. Kecurigaan itu muncul dari warga yang mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah korban.
Keempat orang yang ditemukan tewas itu bernama Rudyanto Gunawan (71) yang merupakan kepala rumah tangga, kemudian istrinya K. Margaretha Gunawan (68), anaknya Dian (42), serta adik ipar Rudiyanto, Budyanto Gunawan (68).
Saat ini para korban masih berada di RS Polri menunggu dijemput oleh keluarga besar. Rencananya para korban akan dikremasi di Cilincing, Jakarta Utara.
