Saudi Bantah Netanyahu, Tegaskan Tak Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bendera Arab Saudi. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bendera Arab Saudi. Foto: Shutterstock

Arab Saudi kembali menolak usulan normalisasi hubungan dengan Israel sampai negara Palestina berdiri. Pernyataan pada Selasa (4/2) membantah komentar dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Saat bertemu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Washington DC, Netanyahu mengatakan normalisasi dengan Saudi akan terwujud.

Tak lama setelah komentar tersebut Saudi langsung mengeluarkan klarifikasi.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjalan masuk bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu setibanya di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (4/2/2025). Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP

“Arab Saudi akan terus melanjutkan upayanya yang gigih untuk mendirikan negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, dan tidak akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel tanpa itu," ucap Kemlu Saudi seperti dikutip dari Reuters.

Adapun baik Trump maupun pendahulunya Joe Biden mendukung normalisasi hubungan Israel dan Saudi.

Sementara itu, Saudi menghentikan perundingan terkait Israel setelah perang Gaza pecah. Selama perang berjalan Saudi kerap mengecam berbagai tindakan Israel.

Sampai sekarang Saudi tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel. Tapi, pada 2020 Saudi mulai membuka diri terkait kemungkinan itu berkat bantuan AS.

AS bahkan menjanjikan pertukaran pakta pertahanan serta program nuklir untuk kepentingan sipil jika Saudi mau normalisasi dengan Israel.