Saudi: Dalam 3 Bulan, Ada 1 Juta Lebih Jemaah Umrah dari Indonesia
·waktu baca 2 menit

Motivasi umat Islam Indonesia untuk pergi ke Tanah Suci sangat tinggi. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mencatat ada peningkatan jemaah umrah asal Indonesia dalam 3 bulan terakhir.
"Jumlah jemaah umrah yang datang dari Republik Indonesia tercatat mengalami pertumbuhan yang luar biasa, lebih dari satu juta jemaah selama tiga bulan terakhir tahun ini," tulis Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Selasa (1/11).
Kementerian Haji menjelaskan jemaah haji Indonesia memiliki keistimewaan untuk umrah dengan dihapuskannya batasan kuota jemaah, tidak adanya batasan usia, dan tidak memerlukan kehadiran mahram pria bagi wanita.
"Dan tidak memerlukan vaksin virus Covid-19 sebelum datang untuk umrah," kata mereka.
Kementerian Haji Saudi juga sudah menerbitkan aplikasi 'Nusuk' sebagai pengganti 'Eatmarna' untuk menjadi panduan bagi jemaah umrah. Aplikasi ini dibutuhkan untuk izin ziarah ke Raudah dan panduan ziarah ke tempat di luar Makkah dan Madinah.
Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah, menyebut jemaah umrah Indonesia adalah yang terbesar dibandingkan negara lain.
“Jumlah jemaah umrah asal Indonesia merupakan yang tertinggi di antara jemaah haji dari seluruh negara muslim lainnya. Jumlah jemaah umrah Indonesia melebihi satu juta dalam beberapa bulan terakhir, ” kata Tawfiq dikutip dari Saudi Gazette.
Sejak musim umrah yang dimulai pada 1 Muharam 1444 H (30 Juli 2022) hingga awal Oktober 2022, sebanyak 2 juta visa umrah telah dikeluarkan Arab Saudi untuk umat Islam di dunia, mayoritas untuk Indonesia.
