Sebelum Ditembak Polisi AS, Jacob Blake Lerai Perkelahian Dua Wanita

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi dan anggota departemen Sheriff berjaga selama protes di okasi penembakan Jacob Blake di Gedung Pengadilan Kenosha County di Kenosha, Wisconsin, AS. Foto: Stephen Maturen/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Polisi dan anggota departemen Sheriff berjaga selama protes di okasi penembakan Jacob Blake di Gedung Pengadilan Kenosha County di Kenosha, Wisconsin, AS. Foto: Stephen Maturen/REUTERS

Aksi demonstrasi besar-besaran terjadi di negara bagian Wisconsin, Amerika Serikat. Demo dipicu penembakan berkali-kali oleh polisi ke seorang pria kulit hitam bernama Jacob Blake (29).

Menurut pihak keluarga saat ini kondisi Blake sudah stabil setelah menjalani operasi pada Minggu (23/8) waktu setempat, demikian dikutip dari Reuters.

Penembakan itu memicu kemarahan warga di Kenosha terkait dengan tindakan polisi terhadap orang-orang kulit hitam di AS.

Massa berkumpul di tempat kejadian, dan beberapa pengunjuk rasa membakar dan melemparkan batu bata dan bom molotov ke arah polisi yang menyebabkan pihak berwenang menutup gedung-gedung umum di daerah tersebut.

"Kami semua menyaksikan video mengerikan dari Jacob Blake yang ditembak di punggungnya beberapa kali oleh polisi Kenosha," kata pengacara hak sipil, Benjamin Crump, seperti dikutip dari Milwaukee Journal Sentinel.

"Lebih parahnya lagi, ketiga putranya menyaksikan ayah mereka pingsan setelah diledakkan peluru," kata Crump, yang mewakili Blake.

"Sungguh keajaiban dia masih hidup," lanjut Crump.

Crump menambahkan, putra Blake, berusia 8, 5 dan 3 tahun berada di dalam kendaraan pada saat tragedi penembakan

“Anda hanya bisa membayangkan masalah psikologis yang akan dialami anak-anak ini selama sisa hidup mereka,” katanya.

Menurut keterangan sejumlah saksi saat kejadian penembakan, Blake sedang melerai perkelahian antara dua wanita saat polisi tiba. Salah satu dari wanita itu menelepon polisi.

Polisi dan anggota departemen Sheriff berjaga selama protes di okasi penembakan Jacob Blake di Gedung Pengadilan Kenosha County di Kenosha, Wisconsin, AS. Foto: Stephen Maturen/REUTERS

Sementara itu, ayah Blake yang juga bernama Jacob Blake berbagi rasa syukur atas curahan dukungan dari berbagai dalam sebuah video yang dibagikan luas di media sosial.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua orang atas doa dan perhatian mereka," kata Blake.

"Tidak peduli apa (sumpah serapah) yang mereka katakan, tidak membenarkan menembak anak saya dari belakang delapan kali. Setelah operasi, (dia) stabil. Stabil. Masih di sini," lanjutnya.

Sejumlah tetangga Blake mengatakan bahwa Blake adalah sosok yang menyenangkan, ia sangat dekat dengan anak-anaknya.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)